Christina Pasaribu
1 day agoContoh Soal Ujian Ahli K3 Penerbangan dan Jawabannya: Uji Pemahaman Mendalam tentang Keselamatan Penerbangan
Siapkan diri Anda untuk ujian Ahli K3 Penerbangan dengan contoh soal yang membutuhkan analisis mendalam. Dapatkan jawaban lengkap untuk meningkatkan pemahaman Anda tentang keselamatan dan regulasi penerbangan
Gambar Ilustrasi Contoh Soal Ujian Ahli K3 Penerbangan dan Jawabannya: Uji Pemahaman Mendalam tentang Keselamatan Penerbangan
Baca Juga:
Menguak Rahasia Ujian Ahli K3 Penerbangan: Lebih Dari Sekadar Hafalan
Bayangkan ini: Anda duduk di ruang ujian, kertas soal terbentang. Bukan sekadar pilihan ganda biasa, tapi sebuah studi kasus kompleks tentang insiden *ground handling* di bandara yang ramai. Detik-detik itu menentukan bukan hanya kelulusan Anda, tetapi beban tanggung jawab nyata untuk ribuan nyawa di udara. Ujian Ahli K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Penerbangan adalah gerbang menuju profesi yang menuntut ketajaman analisis, bukan sekadar ingatan. Statistik menunjukkan bahwa faktor manusia masih menjadi kontributor signifikan dalam insiden penerbangan, dan di sinilah peran Ahli K3 Penerbangan menjadi krusial—sebagai *last line of defense* dalam ekosistem keselamatan yang ultra-kompleks.
Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025
Apa yang Membuat Soal Ujian Ahli K3 Penerbangan Begitu Menantang?
Berdasarkan pengalaman langsung saya membimbing calon ahli, soal ujian ini dirancang untuk menjebak *regurgitasi* teori. Komite sertifikasi ingin melihat kemampuan Anda *menghubungkan titik-titik* antara regulasi, prosedur operasional, dan dinamika nyata di lapangan.
Karakteristik Soal Berbasis Kompetensi dan Analisis Kasus
Soal tidak lagi bertanya "Apa definisi *Safety Management System* (SMS)?" melainkan "Dalam investigasi *bird strike* yang menyebabkan delay, aspek mana dari SMS yang kemungkinan gagal diimplementasikan, dan bagaimana Anda merekomendasikan perbaikan berkelanjutannya?" Pendekatan ini membutuhkan pemahaman holistik. Anda harus menguasai Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil (PKPS) terbaru, Standar dan Rekomendasi Praktik (SARPs) ICAO, serta regulasi lokal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
Contoh lain adalah soal yang mengintegrasikan pengetahuan teknis, seperti dampak *fuel contamination* terhadap keselamatan, dengan prosedur K3 untuk petugas *fuel handler*. Di sini, Anda bukan hanya teknisi, tetapi juga manajer risiko yang memahami konsekuensi setiap tindakan.
Membedah Domain Pengetahuan yang Diuji
Ujian biasanya mencakup beberapa domain inti. Pertama, Manajemen Keselamatan Penerbangan (Aviation Safety Management), yang mencakup filosofi SMS, teori kecelakaan (seperti Model Swiss Cheese), dan proses investigasi. Kedua, Aspek Operasional K3 di Bandara, meliputi keselamatan apron, *ramp safety*, penanganan bahan berbahaya (*Dangerous Goods*), dan keselamatan kebakaran. Ketiga, Kesehatan Kerja dan Lingkungan, seperti pengendalian kebisingan, ergonomi bagi kru darat, dan manajemen fatigue. Terakhir, Hukum dan Regulasi K3 Penerbangan yang menjadi pondasi segala tindakan.
Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender
Mengapa Pemahaman Kontekstual Lebih Penting Dari Sekadar Kunci Jawaban?
Dalam dunia nyata, insiden jarang terjadi karena satu kesalahan tunggal. Seperti yang diungkapkan dalam laporan investigasi KNKT, sebuah kecelakaan seringkali adalah hasil dari rantai kegagalan sistem. Menghafal jawaban tanpa memahami *why* di baliknya adalah resep untuk kegagalan, baik dalam ujian maupun di lapangan.
Dari Teori ke Aplikasi: Menjembatani Kesenjangan
Sebuah studi kasus nyata yang pernah saya analisis bersama tim melibatkan insiden *slip and fall* petugas bagasi di area basah. Soal ujian mungkin akan menanyakan tindakan korektif. Jawaban hafalan mungkin "beri tanda peringatan". Namun, jawaban analitis akan membahas root cause analysis: apakah faktor pencahayaan kurang? apakah prosedur *housekeeping* tidak memadai? apakah perlu *engineering control* seperti penutup saluran air? Kemudian, kaitkan dengan perhitungan risiko (risk assessment) dan rekomendasi perbaikan sistemik, bukan hanya tempel solusi. Sumber daya seperti ahlik3.id sering membahas pendekatan analitis semacam ini untuk berbagai industri, termasuk penerbangan.
Membangun Mindset *Proactive Safety* ala Ahli K3
Ujian ini pada dasarnya menguji apakah Anda telah beralih dari pola pikir reaktif ("memperbaiki setelah kecelakaan") menjadi proaktif ("mengidentifikasi ancaman sebelum jadi insiden"). Pertanyaan tentang *safety reporting culture* dan *just culture* sering muncul. Bagaimana Anda mendorong *reporting* tanpa rasa takut di kalangan teknisi? Ini adalah soal kepemimpinan dan budaya, yang tidak ada di buku manual teknis manapun, tetapi krusial untuk efektivitas seorang ahli. Memahami proses sertifikasi kompetensi secara umum, seperti yang diatur oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), juga membantu Anda memahami kerangka standar kompetensi yang diharapkan.
Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender
Bagaimana Menganalisis Contoh Soal dan Membangun Strategi Jawaban yang Solid?
Mari kita praktikkan dengan beberapa contoh soal tipe analisis. Ingat, fokusnya adalah pada proses berpikir, bukan hanya hasil akhir.
Contoh Soal 1: Manajemen Bahan Berbahaya (*Dangerous Goods/DG*)
Studi Kasus: Sebuah kargo berisi baterai lithium-ion (UN 3480, PI 965) tiba untuk diangkut. Petugas *cargo acceptance* melihat kemasan eksternal baik, tetapi karena tergesa-gesa, ia tidak memeriksa dokumen *Shipper's Declaration* secara lengkap dan melewatkan informasi bahwa *state of charge* baterai melebihi batas yang diizinkan untuk transportasi penumpang. Pesawat yang dituju adalah pesawat komersial penumpang.
Pertanyaan Analitis: Identifikasi minimal 3 pelanggaran prosedur yang terjadi. Menurut Anda, aspek apa dalam program pelatihan DG untuk petugas yang perlu ditingkatkan? Dan, langkah mitigasi apa yang harus segera dilakukan oleh Supervisor K3 jika mengetahui hal ini sebelum pesawat lepas landas?
Jalur Pemikiran & Jawaban Inti: Pertama, pelanggaran prosedur: (1) Kegagalan melakukan verifikasi lengkap dan akurat terhadap *Shipper's Declaration* (melanggar ICAO Technical Instructions), (2) Penerimaan kargo DG yang tidak memenuhi spesifikasi (SoC > 30% untuk transportasi penumpang), (3) Potensi kegagalan dalam komunikasi antara petugas penerimaan dan tim *loading*. Kedua, aspek pelatihan: Pelatihan perlu menekankan pada konsekuensi fatal dari setiap kelalaian verifikasi (bukan hanya hafalan klasifikasi), serta *scenario-based training* dengan tekanan waktu realistis. Ketiga, tindakan mitigasi: Segera hold kargo tersebut, isolasi di area yang aman, laporkan ke pilot-in-command dan otoritas yang berwenang, dan lakukan *safety briefing* kepada kru darat yang menangani. Proses verifikasi kelayakan operasional semacam ini mirip dengan prinsip dalam verifikasi sertifikasi badan usaha, di mana setiap detail dokumen dan kepatuhan menjadi kunci.
Contoh Soal 2: Keselamatan Apron dan *Ramp Operations*
Studi Kasus: Saat hujan deras dan visibilitas rendah, sebuah *pushback tractor* yang akan mendorong pesawat wide-body bergerak terlalu cepat dan nyaris menabrak *ground power unit* (GPU) yang sedang beroperasi. Insiden hampir celaka (*near miss*) ini dilaporkan melalui sistem *safety reporting*.
Pertanyaan Analitis: Sebagai Ahli K3 yang melakukan investigasi, faktor risiko (*hazard*) apa saja yang dapat Anda identifikasi dari kejadian ini? Bagaimana Anda mengevaluasi efektivitas pengendalian risiko yang ada? Rekomendasikan perbaikan yang bersifat sistemik (bukan hanya disiplin terhadap sopir).
Jalur Pemikiran & Jawaban Inti: Faktor risiko: (1) Kondisi cuaca (hujan, visibilitas rendah), (2) Kemungkinan *time pressure* pada jadwal *turnaround*, (3) Desain dan tata letak apron yang mungkin padat, (4) Kemungkinan *fatigue* sopir, (5) Prosedur kecepatan maksimum di apron yang mungkin tidak jelas atau tidak dipantau. Evaluasi pengendalian: Apakah prosedur operasi saat cuaca ekstrem sudah ada dan dipatuhi? Apakah ada teknologi pendukung seperti *vehicle tracking system* atau *speed limiter*? Apakah budaya *safety reporting* sudah benar-benar *non-punitive* sehingga *near miss* seperti ini dilaporkan? Rekomendasi sistemik: (a) Implementasi *mandatory speed governor* pada semua kendaraan apron, (b) Review *layout* apron dan titik konflik, (c) *Refresher training* dengan simulator kondisi cuaca buruk, (d) Analisis data *turnaround time* untuk menghilangkan tekanan tidak wajar. Pendekatan investigasi mendalam ini sejalan dengan semangat untuk membangun sistem manajemen yang kokoh, sebagaimana tujuan dari standar sertifikasi sistem manajemen di berbagai sektor.
Contoh Soal 3: Hukum dan Tanggung Jawab Profesi
Studi Kasus: Seorang Ahli K3 Penerbangan di sebuah maskara mengetahui adanya praktik perpanjangan interval inspeksi *life-vest* secara tidak resmi oleh departemen perawatan karena keterlambatan pengiriman suku cadang baru. Ia melaporkan ke atasan langsung, tetapi tidak ditindaklanjuti karena alasan biaya.
Pertanyaan Analitis: Berdasarkan Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan peraturan K3, apa kewajiban dan tanggung jawab hukum Ahli K3 tersebut? Langkah apa yang harus ia ambil berikutnya? Bagaimana menyeimbangkan kesetiaan pada perusahaan dan kewajiban terhadap keselamatan publik?
Jalur Pemikiran & Jawaban Inti: Kewajiban hukum: Ahli K3 memiliki kewajiban untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan keselamatan. Membiarkan pelanggaran yang diketahui dapat membuatnya ikut bertanggung jawab secara hukum. UU Penerbangan menekankan tanggung jawab utama pada operator pesawat udara untuk keselamatan. Langkah berikutnya: Jika atasan tidak menindaklanjuti, ia wajib *escalate* laporan melalui saluran internal yang lebih tinggi (seperti Komite K3 atau Direktur) atau menggunakan *safety reporting system* yang independen. Jika masih diabaikan dan ada risiko langsung, ia memiliki kewajiban moral dan profesional untuk melaporkan ke otoritas regulator (Direktorat Jenderal Perhubungan Udara). Penyeimbangan: Keselamatan penerbangan adalah *non-negotiable*. Loyalitas tertinggi seorang profesional K3 adalah pada keselamatan nyawa, yang sejalan dengan kepentingan jangka panjang perusahaan. Dokumen dan pelaporan yang baik (*whistleblowing protection*) adalah tamengnya.
Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Mempersiapkan Diri Menghadapi Ujian dan Realita Lapangan
Persiapan ujian Ahli K3 Penerbangan adalah marathon, bukan sprint. Ini adalah investasi untuk membentuk pola pilah Anda dalam melihat setiap dinamika operasi penerbangan.
Strategi Belajar Efektif dan Sumber Terpercaya
Jangan hanya mengandalkan modul tunggal. Gunakan sumber primer: PKPS terbaru dari Ditjen Hubud, ICAO Annexes & Docs (terutama Annex 19), dan Manual Keselamatan (Safety Manual) dari maskara atau bandara ternama jika dapat diakses. Ikutlah forum atau komunitas profesional K3 penerbangan untuk berdiskusi studi kasus. Latihlah diri menjawab soal dengan metode brainstorming semua konsep terkait sebelum memilih jawaban. Pelatihan formal dari lembaga terakreditasi, seperti yang mungkin ditemukan melalui penyedia diklat kompetensi, seringkali memberikan pencerahan dari instruktur yang berpengalaman langsung.
Membangun Jaringan dan Belajar dari Pengalaman
Bergabunglah dengan asosiasi profesi seperti Dewan Keselamatan Transportasi Nasional (DKMTN) atau forum K3. Diskusi dengan praktisi yang sudah *jadi* akan membuka wawasan tentang aplikasi nyata regulasi yang mungkin ambigu. Mintalah mereka untuk berbagi *storytelling* tentang insiden yang pernah mereka tangani. Pengalaman naratif ini akan melekat lebih kuat daripada ratusan halaman teori.
Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Kesimpulan: Dari Ruang Ujian ke Garda Depan Keselamatan
Ujian Ahli K3 Penerbangan hanyalah sebuah simulasi. Tantangan sebenarnya ada di lapangan: di tengah bisingnya mesin pesawat, tekanan jadwal, dan kompleksitas manusia. Soal-soal analitis yang kita bahas adalah cermin miniatur dari keputusan-keputusan kritis yang akan Anda ambil. Menguasainya berarti Anda tidak hanya siap lulus ujian, tetapi lebih penting, siap menjadi *guardian* dalam ekosistem keselamatan penerbangan Indonesia yang terus berkembang.
Apakah Anda merasa siap untuk mendalami setiap lapisan regulasi dan studi kasus ini? Persiapan yang komprehensif adalah kunci. Untuk mendukung perjalanan profesional Anda di dunia keselamatan dan sertifikasi, kunjungi jakon.info. Temukan wawasan, panduan, dan solusi terintegrasi untuk menguatkan kompetensi dan kepatuhan usaha Anda, karena keselamatan yang unggul dimulai dari fondasi pengetahuan yang kokoh.
About the author
Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.
Cut Hanti
Novitasari
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Artikel Lainnya Terkait Contoh Soal Ujian Ahli K3 Penerbangan dan Jawabannya: Uji Pemahaman Mendalam tentang Keselamatan Penerbangan
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing