Membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang Berkelanjutan dengan ISO 14001
Christina Pasaribu
1 day ago

Membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang Berkelanjutan dengan ISO 14001

Membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang Berkelanjutan dengan ISO 14001

Gambar Membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang Berkelanjutan dengan ISO 14001

Membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang Berkelanjutan dengan ISO 14001

Pengenalan tentang ISO 14001

ISO 14001 adalah standar internasional untuk sistem manajemen lingkungan (SML). Dikembangkan oleh Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO), standar ini membantu organisasi mengelola dampak lingkungan dari operasi mereka dan meningkatkan kinerja lingkungan secara keseluruhan. ISO 14001 memberikan kerangka kerja yang terstruktur untuk mengidentifikasi, mengukur, mengelola, dan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan yang dihasilkan oleh kegiatan bisnis.

Implementasi ISO 14001 membantu organisasi memenuhi peraturan lingkungan yang berlaku, meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi limbah, dan meningkatkan citra perusahaan di mata konsumen, pemangku kepentingan, dan masyarakat umum.

Untuk membangun sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan dengan ISO 14001, organisasi harus memahami langkah-langkah yang diperlukan untuk penerapan dan pemeliharaan standar ini.

Langkah 1: Penetapan Kebijakan Lingkungan

Langkah pertama dalam membangun sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan adalah menetapkan kebijakan lingkungan. Kebijakan lingkungan ini harus sesuai dengan tujuan dan sasaran organisasi, serta mencerminkan komitmen untuk mematuhi persyaratan ISO 14001 dan meningkatkan kinerja lingkungan secara berkelanjutan.

Kebijakan lingkungan harus ditetapkan oleh pimpinan organisasi dan disampaikan kepada semua anggota organisasi. Ini harus diakses, dipahami, dan diadopsi oleh seluruh personel sebagai panduan untuk tindakan dan keputusan sehari-hari.

Setelah kebijakan lingkungan ditetapkan, organisasi perlu memastikan bahwa kebijakan tersebut diterapkan secara efektif di seluruh lapisan organisasi dan diintegrasikan ke dalam semua kegiatan dan proses.

Langkah 2: Identifikasi Aspek Lingkungan

Langkah berikutnya adalah mengidentifikasi aspek lingkungan dari operasi organisasi. Aspek lingkungan mencakup semua aktivitas, produk, dan layanan yang dapat berdampak pada lingkungan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Ini termasuk penggunaan sumber daya alam, emisi gas rumah kaca, limbah padat dan cair, serta dampak sosial dan ekonomi.

Organisasi perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek lingkungan mereka, baik yang positif maupun negatif. Ini melibatkan identifikasi potensi dampak lingkungan dari setiap aspek dan menetapkan prioritas untuk pengelolaan dan pengurangan dampak tersebut.

Proses identifikasi aspek lingkungan ini memungkinkan organisasi untuk lebih memahami cara operasi mereka mempengaruhi lingkungan dan membantu dalam pengembangan strategi untuk mengurangi dampak negatifnya.

Langkah 3: Evaluasi dan Pengendalian Risiko Lingkungan

Setelah aspek lingkungan diidentifikasi, langkah selanjutnya adalah melakukan evaluasi risiko lingkungan. Ini melibatkan penilaian potensi dampak negatif dari aspek lingkungan yang telah diidentifikasi dan menentukan tingkat risiko yang terkait dengan setiap aspek.

Evaluasi risiko lingkungan memungkinkan organisasi untuk mengidentifikasi area-area di mana tindakan perbaikan atau pengendalian diperlukan untuk mengurangi risiko lingkungan. Hal ini dapat mencakup implementasi kontrol teknis, perubahan prosedur operasional, atau pelatihan karyawan.

Setelah evaluasi risiko selesai, organisasi harus mengembangkan strategi pengendalian risiko yang efektif dan mengimplementasikannya sebagai bagian dari sistem manajemen lingkungan mereka. Ini memastikan bahwa risiko lingkungan diminimalkan sejauh mungkin dan bahwa organisasi siap untuk menghadapi potensi kejadian yang merugikan.

Langkah 4: Perencanaan dan Implementasi Program Lingkungan

Langkah selanjutnya dalam membangun sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan adalah perencanaan dan implementasi program lingkungan. Ini melibatkan pengembangan rencana tindakan konkret untuk mengelola aspek lingkungan yang telah diidentifikasi dan mengendalikan risiko yang terkait.

Program lingkungan harus dirancang untuk mencapai tujuan dan sasaran lingkungan yang telah ditetapkan oleh organisasi, serta mematuhi persyaratan ISO 14001. Ini dapat mencakup inisiatif seperti pengurangan emisi, efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan konservasi sumber daya alam.

Setelah program lingkungan dirancang, organisasi harus mengimplementasikannya secara bertahap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan. Ini melibatkan pelatihan karyawan, alokasi sumber daya yang diperlukan, dan pengawasan yang ketat untuk memastikan kepatuhan dan efektivitas program.

Langkah 5: Monitoring, Pengukuran, dan Peningkatan Kinerja Lingkungan

Langkah terakhir dalam membangun sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan adalah monitoring, pengukuran, dan peningkatan kinerja lingkungan. Ini melibatkan pemantauan secara teratur terhadap kinerja lingkungan organisasi, termasuk aspek-aspek seperti konsumsi energi, emisi, limbah, dan efisiensi sumber daya.

Hasil pemantauan dan pengukuran ini harus dievaluasi secara kritis untuk mengidentifikasi peluang perbaikan dan mencapai tujuan lingkungan yang ditetapkan. Organisasi harus mengimplementasikan tindakan perbaikan yang sesuai dan terus-menerus meningkatkan sistem manajemen lingkungan mereka.

Peninjauan manajemen berkala juga diperlukan untuk meninjau kembali kebijakan, tujuan, dan proses lingkungan organisasi, serta memastikan bahwa sistem manajemen lingkungan tetap relevan, efektif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

Penutup

ISO 14001 memberikan kerangka kerja yang kuat untuk membangun sistem manajemen lingkungan yang berkelanjutan. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah diuraikan di atas, organisasi dapat mengidentifikasi, mengelola, dan meminimalkan dampak lingkungan dari operasi mereka, serta terus meningkatkan kinerja lingkungan secara keseluruhan. Implementasi ISO 14001 bukan hanya tentang mematuhi peraturan, tetapi juga tentang mengadopsi praktek bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan untuk masa depan planet kita.

About the author
duniatender.com Sebagai penulis artikel di IzinBerusaha.com

Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Christina juga dikenal karena pendekatannya yang kolaboratif dan kemampuannya untuk berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak. Ia percaya bahwa kerjasama tim yang efektif adalah kunci untuk mengatasi tantangan bisnis dan mencapai hasil yang optimal.

Selain menjadi konsultan bisnis yang sukses, Christina juga aktif dalam berbagi pengetahuannya melalui menulis artikel untuk duniatender.com. Artikel-artikelnya yang informatif dan berbobot telah membantu banyak pembaca untuk memahami lebih dalam tentang strategi bisnis, pengadaan tender, dan perencanaan bisnis.

Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Tender Perusahaan

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Duniatender.com Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan

Konsultasikan goal bisnis dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Jangan sampai hanya selembar kertas yang belum terpenuhi, anda GAGAL TENDER. Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ADA DISINI !!
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Terjamin
Sertifikat terjamin keasliannya dan dapat dicek online
Proses Cepat
Dengan puluhan tahun pengalaman kami, proses menjadi lebih cepat
Free Konsultasi
Konsultasi gratis sesuai dengan kebutuhan
24/7 Support
Contact us 24 jam sehari, 7 hari seminggu.

SBUJK

Sertifikat Badan Usaha (SBU) adalah bukti pengakuan formal tingkat Kompetensi usaha jasa pelaksana konstruksi (KONTRAKTOR) dan perencana konstruksi atau pengawas konstruksi (KONSULTAN) .

Sertifikat ISO (9001,14001,27001,37001,45001)

Perusahaan atau brand yang telah memiliki sertifikat ISO akan lebih berpeluang memenangkan persaingan pasar global. Pasalnya, perusahaan atau brand tersebut telah memiliki jaminan kualitas produk (barang atau jasa) dari ISO sehingga mendapatkan kepercayaan dari konsumen

SMK3

Menurut PP.No.50/2012, perusahaan yang harus menerapkan dan memiliki sertifikat SMK3 adalah perusahaan dengan jumlah karyawan 100 orang atau lebih atau perusahaan yang memiliki resiko tinggi.

SBUJPTL

Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik merupakan bukti pengakuan formal Badan Usaha bidang Kelistrikan yang dinyatakan telah berkompetensi sesuai klasifikasi pekerjaan yang dijalankan, dan menjadi syarat pengajuan IUJPTL - Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik

SKK Konstruksi

SKA atau Sertifikat Keahlian dan SKT atau Sertifikat Keterampilan kini berganti istilah menjadi Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Jasa Konstruksi Para Kontraktor yang baru mengajukan Registrasi & Sertifikasi Jasa Konstruksi ataupun yang melakukan perpanjangan IUJK - Izin Usaha Jasa Konstruksi saat ini, maka SBU & Sertifikat tenaga ahli atau SKA / SKT mengalami TRANSISI selama tahun 2021.

Pendirian PT/CV

Pendirian PT/CV. Mendirikan sebuah badan usaha atas usaha yang akan / sedang anda jalankan, adalah keputusan yang tepat dan sebuah LANGKAH BESAR. Namun, jangan hanya sekedar membuat wadahnya saja, tetapi juga bagaimana proyek-proyek yang akan anda jalankan kedepan sudah tertuang diawal didalam legalitas badan usaha.

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001;
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing