Christina Pasaribu
1 day agoOperator Alat Berat: Sertifikasi dan Persyaratan dalam Proyek
Pelajari tentang pentingnya sertifikasi operator alat berat dalam proyek konstruksi. Artikel ini menjelaskan persyaratan sertifikasi, manfaatnya untuk keselamatan dan efisiensi, serta peran operator dalam keberhasilan proyek.
Gambar Ilustrasi Operator Alat Berat: Sertifikasi dan Persyaratan dalam Proyek
Baca Juga:
Mengapa Operator Alat Berat Bersertifikat Bukan Sekadar Formalitas?
Bayangkan sebuah proyek konstruksi besar. Deru mesin, debu beterbangan, dan aktivitas yang padat. Di tengah hiruk-pikuk itu, seorang operator ekskavator dengan cekatan menggerakkan lengan besarnya, menggali tepat di garis yang ditentukan, hanya berjarak sentimeter dari pipa bawah tanah yang kritis. Bukan keberuntungan, melainkan keahlian yang terasah dan diakui secara resmi. Inilah realita ketika seorang operator alat berat memiliki sertifikasi kompetensi. Di Indonesia, dengan maraknya proyek infrastruktur, kebutuhan akan operator yang qualified melonjak, namun sayangnya masih banyak yang menganggap sertifikasi hanya sebagai ticking the box belaka. Padahal, data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan bahwa faktor kelalaian manusia, termasuk operator yang tidak kompeten, masih menjadi kontributor signifikan dalam kecelakaan kerja konstruksi. Artikel ini akan membedah secara mendalam dunia sertifikasi operator alat berat: apa sebenarnya, mengapa sangat krusial, dan bagaimana proses mendapatkannya untuk membangun karir yang solid dan proyek yang aman.
Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025
Memahami Dasar: Apa Itu Sertifikasi Operator Alat Berat?
Sertifikasi operator alat berat adalah pengakuan formal atas kompetensi seseorang untuk mengoperasikan alat berat tertentu secara aman, efektif, dan sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku. Ini bukan sekadar surat izin mengemudi, melainkan bukti bahwa individu tersebut telah melalui proses assessment yang ketat untuk membuktikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja (attitude) yang diperlukan.
Definisi dan Landasan Hukum yang Mengikat
Di Indonesia, payung hukum utama yang mewajibkan kompetensi tenaga kerja, termasuk operator alat berat, adalah Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dan peraturan turunannya. Peraturan Menteri PUPR No. 10/PRT/M/2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Konstruksi menekankan pentingnya tenaga kerja yang kompeten. Sertifikasi ini biasanya dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), atau oleh lembaga pelatihan dan sertifikasi khusus konstruksi yang diakui. Setiap alat berat, mulai dari ekskavator, bulldozer, crane, hingga motor grader, memiliki skema sertifikasi unit kompetensinya sendiri yang tercantum dalam Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).
Jenis-Jenis Alat Berat dan Sertifikasi Spesifiknya
Tidak ada sertifikasi "alat berat" yang umum. Seorang operator yang ahli mengoperasikan crane tower belum tentu kompeten untuk mengendalikan hydraulic excavator. Beberapa jenis sertifikasi yang umum dibutuhkan di lapangan antara lain: Operator Excavator, Operator Bulldozer, Operator Wheel Loader, Operator Crane (dengan berbagai kelas), dan Operator Motor Grader. Masing-masing membutuhkan pemahaman mendalam tentang karakteristik mesin, stabilitas, teknik pengoperasian, dan prosedur darurat yang spesifik. Beberapa lembaga seperti LSP Konstruksi menyelenggarakan uji kompetensi untuk berbagai skema ini.
Perbedaan Sertifikasi, Lisensi, dan Izin Praktek
Istilah ini sering tumpang tindih, namun memiliki makna berbeda. Sertifikasi adalah bukti kompetensi yang dikeluarkan LSP/BNSP. Lisensi sering merujuk pada izin mengemudi kendaraan khusus dari kepolisian (contoh: SIM B2 untuk truk berat). Sementara Izin Praktek bisa berupa Surat Ijin Kerja (SIK) atau kartu identitas dari asosiasi. Dalam konteks proyek, sertifikasi kompetensi adalah dokumen inti yang paling banyak diminta oleh main contractor atau owner proyek sebagai bagian dari penjaminan kualitas dan keselamatan.
Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender
Alasan Mendasar: Mengapa Sertifikasi Ini Sangat Krusial?
Investasi untuk mendapatkan sertifikasi mungkin terasa seperti pengeluaran ekstra. Namun, jika dilihat dari perspektif yang lebih luas—baik untuk operator sendiri, perusahaan, maupun keberlangsungan proyek—nilainya jauh melebihi biaya yang dikeluarkan. Ini adalah fondasi untuk membangun ekosistem konstruksi yang lebih bertanggung jawab dan profesional.
Meningkatkan Keselamatan Kerja (Zero Accident Mindset)
Ini adalah alasan paling vital. Alat berat memiliki energi kinetik dan potensi bahaya yang sangat besar. Operator bersertifikat telah dilatih untuk melakukan pra-operasi check, memahami zona bahaya (swing radius, blind spot), dan mengantisipasi situasi berisiko. Mereka paham betul prosedur Lock Out Tag Out (LOTO) untuk perawatan dan apa yang harus dilakukan saat keadaan darurat. Pengalaman saya mengaudit lapangan sering menemukan insiden near-miss seperti crane yang hampir tersengat listrik atau ekskavator yang nyaris merusak utilitas bawah tanah—banyak yang bisa dihindari dengan prosedur standar yang dikuasai operator bersertifikat.
Memaksimalkan Efisiensi dan Produktivitas Proyek
Operator yang kompeten bukan hanya bisa menjalankan mesin, tetapi mengoperasikannya dengan finesse. Mereka tahu teknik penggalian yang tepat untuk mengurangi siklus waktu, cara memuat truk dengan muatan optimal tanpa membahayakan, dan mengatur grade dengan akurat untuk meminimalkan pekerjaan ulang. Efisiensi bahan bakar dan perawatan alat yang lebih baik juga menjadi dampak langsungnya. Pada akhirnya, ini berarti penghematan biaya dan percepatan waktu penyelesaian proyek.
Memenuhi Persyaratan Legal dan Tender Proyek
Saat ini, hampir semua tender proyek pemerintah dan swasta berskala menengah-besar mensyaratkan tenaga kerja inti, termasuk operator alat berat, untuk memiliki sertifikasi kompetensi. Dokumen ini menjadi bagian dari administrasi yang wajib dilampirkan. Tanpanya, perusahaan kontraktor bisa dinyatakan gugur dalam proses administrasi atau terkena sanksi selama pelaksanaan proyek. Memastikan seluruh operator tersertifikasi adalah bentuk risk mitigation dari sisi hukum dan kontrak.
Membangun Karir dan Nilai Tukar Operator
Bagi seorang operator, sertifikasi adalah currency atau mata uang profesional mereka. Dengan sertifikasi yang diakui nasional (BNSP), kompetensinya menjadi portabel dan diakui di mana saja di Indonesia, bahkan berpotensi diakui di tingkat ASEAN. Ini berarti peluang kerja yang lebih luas, daya tawar gaji yang lebih tinggi, dan jenjang karir yang jelas menuju posisi seperti foreman atau supervisor alat berat.
Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender
Jalan Menuju Pengakuan: Bagaimana Mendapatkan Sertifikasi?
Proses mendapatkan sertifikasi operator alat berat terstruktur dan transparan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa hanya individu yang benar-benar memenuhi standar yang mendapatkan pengakuan. Proses ini umumnya mengikuti skema yang ditetapkan BNSP.
Persyaratan Umum dan Administratif
Calon peserta biasanya harus memenuhi syarat dasar seperti usia minimal 18 tahun, sehat jasmani dan rohani (dibuktikan dengan surat dokter), memiliki pengalaman kerja minimal di lapangan (durasi bervariasi tergantung skema), dan pendidikan minimal SMP. Dokumen seperti fotokopi KTP, ijazah, pas foto, dan surat pengalaman kerja dari perusahaan biasanya diperlukan. Untuk operator yang sudah berpengalaman lama namun belum punya sertifikat, mekanisme Recognition of Prior Learning (RPL) atau pengakuan pembelajaran lampau sering menjadi jalur yang tersedia.
Tahapan Pelatihan dan Uji Kompetensi
Proses intinya terbagi menjadi dua: pelatihan (jika diperlukan) dan uji kompetensi. Pelatihan mencakup teori (pengetahuan mesin, K3, peraturan) dan praktik langsung di lapangan. Setelah itu, peserta akan menghadapi uji kompetensi yang dilakukan oleh Asesor Kompetensi yang berlisensi. Ujian ini bersifat independen, artinya asesor bukanlah pengajar dari pelatihan. Uji kompetensi terdiri dari Verification of Evidence (pengecekan dokumen), Practical Demonstration (unjuk kerja langsung mengoperasikan alat), dan seringkali Oral Questioning atau wawancara untuk menguji pemahaman mendalam.
Memilih Lembaga Sertifikasi dan Pelatihan yang Terakreditasi
Ini adalah langkah kritis. Pastikan lembaga pelatihan atau Training Provider bekerja sama dengan LSP yang terlisensi BNSP untuk skema operator alat berat yang Anda tuju. Anda bisa mengecek keabsahan LSP melalui situs resmi BNSP. Lembaga yang kredibel akan transparan mengenai skema, biaya, dan prosesnya. Jangan tergiur penawaran "sertifikasi instan" karena itu bertentangan dengan prinsip sertifikasi kompetensi itu sendiri. Lembaga seperti Diklat Konstruksi sering kali menjadi rujukan untuk pelatihan-pelatihan terkait.
Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Dampak Nyata di Lapangan: Operator Bersertifikat dalam Ekosistem Proyek
Keberadaan operator bersertifikat mengubah dinamika di lapangan secara signifikan. Mereka bukan lagi hanya "sopir" mesin, tetapi menjadi mitra penting dalam perencanaan dan eksekusi pekerjaan.
Kolaborasi dengan Ahli K3 dan Perencana
Operator bersertifikat mampu berkomunikasi secara efektif dengan Ahli K3 Konstruksi (Ahli K3) dalam mengidentifikasi potensi bahaya (job hazard analysis) untuk pekerjaan yang melibatkan alat berat. Mereka juga dapat memberikan masukan praktis kepada site engineer atau perencana mengenai kelayakan metode kerja yang dirancang, berdasarkan pemahaman mereka tentang kemampuan dan limitasi alat yang dioperasikan. Sinergi ini menciptakan lingkungan kerja yang lebih collaborative dan aman.
Peran dalam Pemeliharaan dan Lifespan Alat
Sebagian besar kerusakan alat berat bersumber dari kesalahan operasi (misoperation). Operator kompeten memahami betul pentingnya pemanasan mesin, tidak melakukan overloading, dan melaporkan gejala kelainan kecil sebelum menjadi kerusakan besar. Mereka adalah garis pertahanan pertama dalam program preventive maintenance perusahaan. Dengan demikian, total cost of ownership alat dapat ditekan dan umur ekonomisnya lebih panjang.
Mengurangi Risiko Kerugian Finansial dan Hukum
Kecelakaan akibat kelalaian operator yang tidak kompeten dapat berakibat fatal: kerusakan asset, cedera personil, hingga korban jiwa. Implikasinya adalah tuntutan hukum, klaim asuransi yang rumit, denda dari pemerintah, dan yang paling parah, penghentian proyek. Dengan mempekerjakan operator bersertifikat, perusahaan telah melakukan due diligence yang wajar untuk mencegah hal tersebut. Ini adalah investasi pada business continuity dan reputasi perusahaan.
Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Masa Depan Profesi Operator Alat Berat di Indonesia
Dengan tren digitalization dan otomasi, profesi operator alat berat justru semakin strategis, bukan akan punah. Teknologi seperti GPS Grade Control dan semi-autonomous machinery justru membutuhkan operator dengan kemampuan teknis yang lebih tinggi untuk memantau dan mengintervensi sistem. Sertifikasi di masa depan mungkin akan mengintegrasikan kompetensi digital ini.
Peningkatan Standar dan Skema Baru
Skema sertifikasi akan terus berkembang mengikuti teknologi alat berat dan kompleksitas proyek. Kemungkinan besar akan muncul skema khusus untuk operator alat berat hybrid atau electric, serta sertifikasi tingkat lanjut (advanced) untuk pekerjaan khusus seperti di area offshore atau pertambangan bawah tanah. Kompetensi soft skill seperti komunikasi dan dasar-dasar manajemen proyek juga akan semakin diintegrasikan.
Integrasi dengan Sistem Manajemen Perusahaan
Sertifikasi operator akan semakin terintegrasi dengan sistem manajemen perusahaan konstruksi modern. Data sertifikasi akan tercatat dalam sistem Human Resource Information System (HRIS) dan terkait dengan sistem penilaian kinerja. Perusahaan juga akan lebih aktif mendorong dan membiayai sertifikasi karyawannya sebagai bagian dari investasi SDM dan pemenuhan standar internasional seperti ISO 45001 untuk K3.
Baca Juga: Product Sourcing Adalah Kunci Menang Tender: Panduan Lengkap
Langkah Awal Anda Menjadi Operator Profesional
Jika Anda bercita-cita menjadi operator alat berat yang diakui, atau perusahaan Anda ingin meningkatkan standar tenaga kerja, langkah pertama adalah komitmen untuk mengikuti proses sertifikasi yang benar. Kumpulkan pengalaman lapangan, pelajari teori dasarnya, dan cari informasi mengenai lembaga pelatihan dan sertifikasi yang terpercaya. Ingat, sertifikasi adalah awal, bukan akhir. Pengembangan kompetensi adalah proses sepanjang hayat (lifelong learning).
Bagi kontraktor dan pemilik proyek, memastikan setiap operator di lokasi Anda memiliki sertifikasi yang valid bukanlah biaya, melainkan investasi yang langsung berdampak pada keselamatan, kualitas, dan kecepatan kerja. Ini adalah bentuk nyata penerapan good corporate governance di sektor konstruksi.
Membangun Indonesia yang lebih maju membutuhkan fondasi infrastruktur yang kuat. Dan fondasi infrastruktur yang kuat dibangun oleh tangan-tangan terampil yang diakui kompetensinya. Mulailah langkah profesional Anda atau tingkatkan standar perusahaan Anda hari ini. Untuk konsultasi lebih lanjut mengenai pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan pengurusan lisensi tenaga kerja konstruksi lainnya, kunjungi jakon.info sebagai mitra terpercaya dalam menyiapkan SDM konstruksi yang unggul dan berdaya saing.
About the author
Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.
Cut Hanti
Novitasari
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Artikel Lainnya Terkait Operator Alat Berat: Sertifikasi dan Persyaratan dalam Proyek
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing