Christina Pasaribu
1 day agoSertifikat ISO 22000 Jenis: Panduan Lengkap dalam Memahami Klasifikasi Sertifikasi Keamanan Pangan
Temukan semua yang perlu Anda ketahui tentang sertifikat ISO 22000 jenis dan klasifikasinya. Panduan ini membahas jenis-jenis sertifikasi keamanan pangan, manfaatnya, dan bagaimana Anda dapat memilih yang sesuai untuk memastikan keamanan dan kualitas produk pangan Anda.
Gambar Ilustrasi Sertifikat ISO 22000 Jenis: Panduan Lengkap dalam Memahami Klasifikasi Sertifikasi Keamanan Pangan
Baca Juga:
Mengapa Dunia Pangan Membutuhkan "Paspor" Bernama ISO 22000?
Bayangkan Anda sedang berdiri di rak supermarket, memilih produk makanan. Apa yang membuat Anda yakin untuk memasukkan satu kemasan ke dalam keranjang belanja? Di balik kemasan yang menarik, ada sebuah sistem yang kompleks dan cerita panjang tentang keamanan. Setiap tahun, penyakit bawaan makanan (foodborne disease) mempengaruhi hampir 600 juta orang di seluruh dunia. Di Indonesia, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mencatat puluhan ribu kasus keracunan pangan yang terjadi. Inilah realita yang membuat sertifikasi bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah kebutuhan mendesak. Sertifikat ISO 22000 adalah "paspor" yang membuktikan bahwa suatu organisasi telah berkomitmen dan mampu mengelola keamanan pangan secara sistematis. Namun, tahukah Anda bahwa sertifikat ini memiliki "jenis" dan "klasifikasi" yang berbeda? Memahaminya adalah kunci untuk memilih perlindungan yang tepat bagi bisnis dan konsumen Anda.
Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025
Memahami Dasar: Apa Sebenarnya Sertifikat ISO 22000 Itu?
Sebelum menyelami jenis-jenisnya, mari kita pahami fondasinya. ISO 22000 adalah standar internasional yang mensyaratkan suatu organisasi untuk membangun, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan Sistem Manajemen Keamanan Pangan (SMKP). Ini bukan sekadar checklist, melainkan sebuah pendekatan holistik yang mengintegrasikan prinsip-prinsip kunci seperti komunikasi interaktif, manajemen sistem, dan program prasyarat (PRP).
Lebih dari Sekadar Stempel di Dinding
Berdasarkan pengalaman saya berkonsultasi dengan berbagai pelaku usaha, banyak yang mengira sertifikasi ISO 22000 adalah tujuan akhir. Padahal, esensinya terletak pada perjalanan transformasi internal. Sertifikat adalah bukti fisik dari perjalanan itu. Standar ini dirancang untuk berlaku di seluruh rantai pasok pangan—dari petani, produsen, pengolah, distributor, hingga penyaji makanan. Fleksibilitas inilah yang membuatnya sangat powerful, namun juga memunculkan kebutuhan akan klasifikasi yang lebih spesifik.
Inti dari Sistem Manajemen Keamanan Pangan
Inti dari ISO 22000 adalah pendekatan process-based dan risk-based thinking. Artinya, setiap proses dalam rantai produksi Anda harus diidentifikasi, dianalisis risikonya, dan dikendalikan. Ini mencakup bahaya fisik, kimia, dan biologis. Dalam praktiknya, saya sering menemukan bahwa penerapan yang baik justru mengungkap titik-titik kritis (critical control points) yang sebelumnya tidak terlihat, yang menjadi dasar untuk peningkatan berkelanjutan. Untuk memastikan penerapan yang tepat, banyak perusahaan memanfaatkan jasa konsultan ahli seperti yang tersedia di isosupport.net untuk pendampingan teknis.
Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender
Mengurai Klasifikasi: Jenis-Jenis Sertifikasi dalam Ekosistem Keamanan Pangan
Di sinilah banyak kebingungan muncul. "Sertifikat ISO 22000" sering digunakan sebagai istilah umum, padahal dalam ekosistem keamanan pangan, terdapat beberapa skema sertifikasi yang saling melengkapi. Memilih jenis yang salah ibarat memakai jas hujan untuk berenang—tidak tepat guna dan bisa berbahaya.
ISO 22000:2018 (Standar Inti Sistem Manajemen)
Ini adalah standar generik untuk Sistem Manajemen Keamanan Pangan. Jenis ini fokus pada framework manajemen—bagaimana Anda merencanakan, mengoperasikan, mengendalikan, dan meningkatkan sistem keamanan pangan Anda. Sertifikasi ini cocok untuk hampir semua organisasi dalam rantai pangan yang ingin membangun fondasi manajemen yang kuat. Ini adalah langkah pertama yang sangat direkomendasikan sebelum melangkah ke sertifikasi yang lebih spesifik.
FSSC 22000 (Skema Sertifikasi yang Diakui Global)
FSSC 22000 (Food Safety System Certification) adalah skema sertifikasi yang mengadopsi ISO 22000 sebagai persyaratan intinya, tetapi ditambah dengan persyaratan tambahan (FSSC Additional Requirements) dan standar teknis ISO/TS 22002 (program prasyarat). Skema ini diakui penuh oleh GFSI (Global Food Safety Initiative), sebuah koalisi pembeli ritel global. Jika pasar ekspor adalah target Anda, FSSC 22000 seringkali menjadi ticket to play. Proses auditnya lebih ketat dan diakui oleh raksasa-raksasa industri pangan dunia.
Sertifikasi Spesifik Sektor: BRCGS, IFS, SQF
Selain FSSC, ada beberapa skema spesifik sektor yang juga diakui GFSI. BRCGS (British Retail Consortium Global Standards) sangat kuat di pasar Inggris dan Eropa. IFS (International Featured Standards) populer di Jerman, Prancis, dan Italia. Sementara SQF (Safe Quality Food) banyak diterapkan di Amerika Utara dan Australia. Masing-masing memiliki penekanan yang sedikit berbeda; misalnya, BRCGS sangat menekankan pada budaya keamanan pangan dan keamanan fasilitas. Pemilihan skema ini sangat tergantung pada permintaan pasar atau pelanggan utama Anda.
Sertifikasi Produk vs Sertifikasi Sistem
Perbedaan mendasar lainnya adalah antara sertifikasi sistem dan sertifikasi produk. ISO 22000 dan FSSC 22000 adalah sertifikasi sistem—mereka menilai proses dan manajemen Anda. Di sisi lain, ada sertifikasi produk, seperti sertifikasi halal, organik, atau bebas gluten, yang menilai karakteristik produk akhir itu sendiri. Sebuah perusahaan dapat memiliki keduanya: sistem manajemen yang tersertifikasi ISO 22000 dan produknya yang tersertifikasi halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).
Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender
Alasan Strategis: Mengapa Memilih Satu Jenis di Atas yang Lain?
Pemilihan jenis sertifikasi bukanlah soal yang mana yang "terbaik", melainkan yang mana yang paling "tepat" untuk konteks bisnis Anda. Keputusan ini harus didasarkan pada analisis strategis, bukan sekadar ikut-ikutan.
Pertimbangan Pasar dan Persyaratan Pelanggan
Ini adalah driver utama. Jika Anda adalah pemasok untuk supermarket besar atau perusahaan multinational food and beverage, mereka akan memiliki persyaratan sertifikasi spesifik dalam kontrak. Ekspor ke Eropa mungkin membutuhkan IFS atau BRCGS, sementara ekspor ke AS mungkin memerlukan SQF. Selalu tanyakan dan pahami kebutuhan buyer Anda terlebih dahulu. Riset pasar yang mendalam adalah kuncinya.
Kompleksitas Rantai Pasok dan Sifat Produk
Perusahaan dengan rantai pasok yang sangat kompleks, banyak bahan baku, dan produk yang high-risk (seperti daging olahan atau makanan bayi) mungkin akan lebih cocok dengan skema seperti FSSC 22000 yang sangat komprehensif. Di sisi lain, usaha kecil menengah (UKM) dengan proses yang lebih sederhana mungkin bisa memulai dengan penerapan ISO 22000 murni terlebih dahulu untuk membangun dasar yang kuat.
Sumber Daya dan Kesiapan Organisasi
Jangan remehkan komitmen sumber daya. Sertifikasi yang diakui GFSI seperti FSSC 22000 atau BRCGS membutuhkan investasi waktu, biaya, dan tenaga yang lebih besar. Audit lebih lama, persyaratan dokumen lebih detail, dan biaya sertifikasi serta surveilan tahunan lebih tinggi. Assess kesiapan tim internal Anda. Terkadang, memulai dengan konsultasi dan gap analysis dari lembaga seperti isocenter.id dapat memberikan gambaran yang jelas tentang jarak yang harus ditempuh.
Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Peta Jalan Menuju Sertifikasi: Langkah-Langkah Praktis yang Harus Ditempuh
Setelah menentukan jenis sertifikasi yang tepat, kini saatnya beraksi. Perjalanan menuju sertifikasi adalah sebuah proyek transformasi yang membutuhkan perencanaan matang.
Langkah Awal: Komitmen Manajemen dan Gap Analysis
Semua dimulai dari atas. Tanpa komitmen penuh dari top management, upaya sertifikasi akan gagal. Setelah komitmen didapat, lakukan gap analysis menyeluruh. Bandingkan kondisi sistem Anda saat ini dengan semua persyaratan standar yang Anda targetkan. Ini akan memberikan peta yang jelas tentang area yang sudah memenuhi syarat dan area yang membutuhkan perbaikan besar.
Pembangunan Sistem dan Pelatihan Intensif
Berdasarkan hasil gap analysis, bangun atau perbaiki seluruh elemen sistem. Ini mencakup pembuatan dokumen wajib seperti Kebijakan Keamanan Pangan, Prosedur, Instruksi Kerja, dan formulir catatan. Paralel dengan itu, lakukan pelatihan intensif untuk semua karyawan, dari level operator hingga manajer. Mereka harus memahami bukan hanya "apa" yang harus dilakukan, tetapi juga "mengapa" hal itu penting. Peningkatan kompetensi ini adalah investasi jangka panjang.
Penerapan, Audit Internal, dan Tinjauan Manajemen
Terapkan sistem secara penuh setidaknya selama 3-6 bulan. Selama periode ini, lakukan audit internal minimal dua kali untuk memeriksa efektivitas dan kesesuaian sistem. Temuan audit internal harus ditindaklanjuti dengan perbaikan (corrective action). Selanjutnya, lakukan Tinjauan Manajemen dimana pimpinan mengevaluasi kinerja sistem dan menyediakan sumber daya untuk perbaikan berkelanjutan.
Pemilihan Lembaga Sertifikasi dan Audit Sertifikasi
Pilih lembaga sertifikasi yang terakreditasi dan diakui di pasar tujuan Anda. Proses audit sertifikasi biasanya dilakukan dalam dua tahap: Tahap 1 (review dokumen) dan Tahap 2 (audit lapangan mendalam). Jika semua berjalan baik, Anda akan menerima sertifikat yang berlaku selama tiga tahun, dengan audit surveilan tahunan untuk memastikan pemeliharaan sistem.
Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Melampaui Sertifikat: Membangun Budaya Keamanan Pangan yang Berkelanjutan
Sertifikat yang tergantung di dinding adalah sebuah pencapaian, tetapi itu bukanlah garis finis. Nilai sebenarnya terletak pada budaya keamanan pangan yang hidup dan terus berkembang di dalam organisasi Anda.
Sertifikasi sebagai Awal, Bukan Akhir
Banyak perusahaan mengalami "kemandegan" pasca-sertifikasi. Sistem menjadi sekumpulan dokumen yang dikerjakan hanya untuk menyambut audit tahunan. Ini adalah jebakan yang harus dihindari. Manfaatkan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) yang ada dalam DNA ISO 22000 untuk terus berinovasi dan meningkatkan sistem. Jadikan keamanan pangan sebagai nilai inti (core value) yang dipegang oleh setiap individu dalam perusahaan.
Integrasi dengan Sistem Manajemen Lainnya
Untuk efisiensi dan efektivitas maksimal, integrasikan Sistem Manajemen Keamanan Pangan Anda dengan sistem lain seperti ISO 9001 (Kualitas), ISO 14001 (Lingkungan), atau SMK3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). Pendekatan terintegrasi ini mengurangi duplikasi kerja, mengoptimalkan sumber daya, dan memberikan pandangan holistik tentang kinerja organisasi. Lembaga sertifikasi yang kompeten biasanya juga menawarkan skema audit terintegrasi.
Memahami jenis dan klasifikasi Sertifikat ISO 22000 adalah langkah pertama yang kritis dalam perjalanan menjamin keamanan pangan. Ini bukan tentang mencari yang paling bergengsi, tetapi tentang menemukan yang paling sesuai dengan peta jalan bisnis, kompleksitas operasi, dan tuntutan pasar Anda. Mulailah dari fondasi yang kuat dengan ISO 22000, lalu berkembanglah ke skema yang lebih spesifik seperti FSSC 22000 jika diperlukan. Ingat, tujuan akhirnya bukan selembar kertas, tetapi kepercayaan konsumen yang tak ternilai dan keberlanjutan bisnis Anda.
Apakah Anda siap untuk mengurai kompleksitas sertifikasi keamanan pangan dan menemukan solusi yang tepat untuk usaha Anda? Jakon hadir sebagai mitra strategis Anda. Dengan pemahaman mendalam tentang lanskap regulasi dan standar internasional, tim ahli kami siap mendampingi Anda—mulai dari analisis kebutuhan, penyusunan sistem, pelatihan, hingga pendampingan selama proses sertifikasi. Kunjungi jakon.info hari ini untuk berkonsultasi secara gratis dan mulailah membangun benteng keamanan pangan yang kokoh untuk masa depan bisnis yang lebih cerah dan aman.
About the author
Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.
Cut Hanti
Novitasari
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Artikel Lainnya Terkait Sertifikat ISO 22000 Jenis: Panduan Lengkap dalam Memahami Klasifikasi Sertifikasi Keamanan Pangan
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing