Penulis artikel Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? - Panduan Lengkap - duniatender.com
Christina Pasaribu
1 day ago

Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? - Panduan Lengkap

Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? Temukan perbedaan antara Sertifikat Keahlian (SKT) dan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) dalam industri konstruksi, serta manfaat dan persyaratan yang perlu Anda ketahui.

Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? - Panduan Lengkap Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK

Gambar Ilustrasi Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? - Panduan Lengkap

Baca Juga:

Apa Perbedaan SKT dan SKK LPJK? Panduan Lengkap untuk Pelaku Konstruksi

Bayangkan ini: Anda sudah memenangkan tender proyek infrastruktur yang cukup menjanjikan. Semua dokumen sudah lengkap, tim siap bergerak. Tiba-tiba, panitia tender menolak administrasi Anda karena satu dokumen yang kurang tepat. Bukan karena SIUJK, tapi karena sertifikat personel Anda tidak sesuai dengan lingkup pekerjaan. Kebingungan antara SKT dan SKK LPJK seringkali menjadi boomerang yang mahal bagi banyak kontraktor, dari skala kecil hingga besar. Faktanya, berdasarkan data dari LPJK, ribuan pengajuan sertifikasi personel tertolak setiap tahunnya akibat ketidakpahaman akan perbedaan mendasar kedua dokumen ini. Padahal, keduanya adalah kunci legitimasi teknis di lapangan. Artikel ini akan mengupas tuntas perbedaannya, bukan hanya dari teori, tetapi dari pengalaman langsung di lapangan dan lorong-lorong birokrasi sertifikasi.

Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025

Memahami Dasar Hukum dan Filosofi Dua Sertifikat Kunci

Sebelum menyelami perbedaannya, kita perlu paham akar masalahnya. Dunia konstruksi Indonesia diatur oleh kerangka hukum yang ketat untuk menjamin keselamatan, kehandalan, dan profesionalisme. Dua sertifikat ini lahir dari filosofi yang berbeda namun saling melengkapi dalam ekosistem jaminan kualitas.

SKT LPJK: Pengakuan Formal atas Keahlian

Sertifikat Keahlian (SKT) LPJK adalah dokumen yang menerangkan bahwa seseorang memiliki keahlian di bidang pekerjaan konstruksi. Pikirkan SKT sebagai "Kartu Identitas Keahlian". Ia menjawab pertanyaan: "Apakah orang ini diakui secara formal sebagai ahli dalam bidang tertentu?" SKT sangat terikat dengan posisi atau jabatan kerja di dalam suatu badan usaha konstruksi, seperti Pelaksana, Pengawas, atau Perencana. Dari pengalaman saya membantu klien, SKT sering menjadi entry point utama bagi tenaga teknis untuk diakui secara legal di industri.

Dasar hukum utama SKT adalah Peraturan LPJK. Sertifikat ini menekankan pada pengalaman kerja dan latar belakang pendidikan formal. Proses penerbitannya lebih menitikberatkan pada verifikasi administratif terhadap pengalaman yang dimiliki oleh seseorang. Inilah mengapa dalam banyak tender, SKT dijadikan syarat minimal untuk menempatkan personel kunci di dalam struktur organisasi pelaksana proyek.

SKK LPJK: Bukti Kompetensi yang Terukur

Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) LPJK adalah dokumen yang menerangkan bahwa seseorang telah dinyatakan kompeten pada suatu bidang keahlian kerja konstruksi melalui proses uji kompetensi yang sesuai dengan standar nasional. Jika SKT adalah kartu identitas, maka SKK adalah "Ijazah Kompetensi" yang membuktikan kemampuan praktis. SKK menjawab pertanyaan: "Apakah orang ini terbukti mampu melakukan pekerjaan spesifik tersebut dengan standar yang aman dan benar?"

Landasan SKK lebih kuat dan bersifat nasional, mengacu pada Badang Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Proses mendapatkannya pun lebih ketat: harus melalui uji kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi. Uji ini bisa berupa tes tertulis, praktik, atau wawancara yang mengacu pada Unit Kompetensi yang spesifik. Tren industri sekarang semakin mengarah pada wajib SKK untuk pekerjaan-pekerjaan yang berisiko tinggi.

Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender

Membedakan SKT dan SKK dari Segi Teknis dan Aplikasi

Memahami filosofi saja tidak cukup. Anda harus bisa membedakannya secara teknis agar tidak salah langkah dalam memenuhi persyaratan proyek atau tender.

Perbedaan Mendasar dari Proses Perolehan

Inilah titik pembeda yang paling krusial. SKT diperoleh melalui proses penilaian portofolio atau pengalaman. Anda mengumpulkan bukti-bukti administratif seperti ijazah, surat pengalaman kerja, dan rekomendasi, lalu mengajukannya ke LPJK atau lembaga yang ditunjuk. Tidak ada uji praktik. Sementara SKK HARUS melalui uji kompetensi. Anda bisa saja punya pengalaman puluhan tahun, tetapi jika tidak lulus uji teori dan praktik yang diselenggarakan LSP, Anda tidak akan mendapatkannya. Proses ini menjamin bahwa pemegang SKK tidak hanya "pernah mengerjakan", tetapi "mampu mengerjakan dengan standar".

Perbedaan dalam Masa Berlaku dan Kewenangan

SKT LPJK memiliki masa berlaku yang terbatas, biasanya perlu diperpanjang setiap 5 tahun dengan memenuhi persyaratan tertentu. SKK, di sisi lain, sifatnya lebih permanen namun memerlukan maintenance melalui skema pelatihan berkelanjutan untuk menjaga relevansi kompetensi. Dari sisi kewenangan, SKT seringkali menjadi syarat minimum untuk menduduki suatu jabatan dalam perusahaan konstruksi yang memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU). Sedangkan SKK, terutama untuk bidang-bidang khusus seperti K3, pengelasan, atau inspeksi, sering menjadi syarat wajib yang diminta owner atau konsultan pengawas di lapangan, terlepas dari jabatan dalam perusahaan.

Sebagai contoh konkret, dalam sebuah proyek bendungan, seorang Site Manager mungkin diwajibkan memiliki SKT untuk jabatan Pengawas. Namun, para Welder (tukang las) yang bekerja di sana harus memiliki SKK Pengelasan tertentu yang diakui, karena ini menyangkut keselamatan struktur. Pemisahan ini jelas dan kritis.

Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender

Mengapa Memahami Perbedaan Ini Sangat Kritikal untuk Bisnis Anda?

Kesalahan memilih atau mengurus sertifikat bukan hanya urusan administratif. Ini adalah risiko bisnis yang nyata dengan implikasi finansial dan reputasi.

Menghindari Penolakan Tender dan Sanksi Administrasi

Panitia tender semakin cerdas dan ketat. Mereka paham betul perbedaan antara SKT dan SKK. Menyertakan SKT untuk persyaratan yang mensyaratkan SKK adalah blunder fatal yang akan berujung pada gugur-nya penawaran Anda. Kerugiannya bukan hanya biaya tender, tetapi juga peluang bisnis yang hilang. Selain itu, dalam pengawasan proyek oleh LPJK atau dinas terkait, ketidaksesuaian personel dengan sertifikat yang dimiliki dapat berujung pada sanksi administratif, mulai dari teguran hingga penghentian sementara pekerjaan.

Investasi SDM yang Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Memahami perbedaan ini membantu Anda merencanakan investasi pengembangan SDM dengan lebih strategis. Daripada asal menyuruh semua karyawan membuat SKT, Anda bisa melakukan skill mapping: posisi mana yang butuh SKT, dan keahlian teknis spesifik mana yang wajib dibuktikan dengan SKK. Pendekatan ini lebih efisien secara biaya dan membangun tim yang benar-benar kompeten. Sertifikasi yang tepat juga meningkatkan bargaining power perusahaan Anda di mata klien dan mitra.

Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Langkah Praktis Memilih dan Mengurus SKT atau SKK

Lalu, bagaimana menentukan pilihan dan memulai prosesnya? Ikuti peta jalan sederhana ini berdasarkan skenario yang Anda hadapi.

Kapan Memilih SKT dan Bagaimana Prosesnya?

Pilih SKT jika Anda perlu memenuhi persyaratan jabatan struktural dalam perusahaan konstruksi untuk keperluan administratif badan usaha atau tender yang secara eksplisit menyebut "SKT". Prosesnya:

  • Persiapkan dokumen: Fotokopi ijazah, KTP, surat pengalaman kerja dari perusahaan sebelumnya (dilegalisir), pas foto, dan mengisi formulir.
  • Ajukan melalui aplikasi LPJK atau datang ke lembaga penyedia jasa pengurusan sertifikasi yang terpercaya.
  • Tunggu proses verifikasi dan penilaian oleh asesor LPJK.
  • Jika dinyatakan memenuhi syarat, SKT akan diterbitkan.
Proses ini relatif lebih cepat dan mengandalkan kekuatan dokumen.

Kapan Harus Mengejar SKK dan Jalur yang Harus Ditempuh?

Pilih SKK jika Anda atau karyawan Anda bekerja di bidang spesialis yang membutuhkan bukti kompetensi terukur, atau jika hal itu menjadi syarat wajib dalam kontrak proyek. Bidang seperti Ahli K3 Konstruksi, Juru Las, Operator Alat Berat, dan Inspektur Teknis biasanya memerlukan SKK. Jalurnya lebih terstruktur:

  1. Identifikasi Skema Kompetensi: Cari tahu skema kompetensi spesifik yang dibutuhkan (misalnya, Skema Welder 6G).
  2. Persiapan dan Pelatihan: Ikuti pelatihan pra-uji kompetensi di lembaga diklat yang bekerja sama dengan LSP untuk mempersiapkan diri. Ini opsional tapi sangat disarankan.
  3. Pendaftaran Uji Kompetensi: Daftar ke LSP Konstruksi yang terlisensi BNSP untuk bidang yang Anda tuju.
  4. Pelaksanaan Asesmen: Ikuti seluruh rangkaian asesmen, yang bisa mencakup tes tertulis, observasi praktik kerja, wawancara, dan review portofolio.
  5. Penerbitan Sertifikat: Jika lulus dari semua unit kompetensi, SKK akan diterbitkan oleh LSP dan tercatat di BNSP.
Proses ini membutuhkan komitmen waktu dan biaya yang lebih besar, tetapi nilai dan pengakuannya juga setara.
Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Masa Depan Sertifikasi: Konvergensi Menuju SKK sebagai Standar?

Industri konstruksi global dan nasional bergerak ke arah standardisasi kompetensi yang lebih ketat. Wacana di kalangan regulator dan praktisi mulai mengarah pada penguatan peran SKK. Bahkan, dalam beberapa skenario proyek yang didanai internasional, SKK sudah menjadi mandatory requirement yang tidak bisa ditawar. Memiliki SKK tidak lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi competitive advantage yang membedakan perusahaan serius dari yang sekadar "coba-coba".

Oleh karena itu, strategi terbaik adalah hybrid. Untuk kepentingan administratif perusahaan dan jabatan, SKT tetap diperlukan. Namun, investasikan pula pada pengambilan SKK untuk tenaga-tenaga inti dan spesialis Anda. Ini adalah langkah future-proofing yang cerdas.

Baca Juga: Product Sourcing Adalah Kunci Menang Tender: Panduan Lengkap

Kesimpulan dan Langkah Selanjutnya untuk Anda

Jadi, apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? SKT adalah pengakuan keahlian berdasarkan pengalaman dan pendidikan untuk suatu jabatan. SKK adalah bukti kompetensi terukur melalui uji standar untuk suatu keahlian spesifik. Keduanya penting, tetapi memiliki porsi dan tujuan aplikasi yang berbeda. Kesalahan dalam memahami dan menerapkannya bisa berakibat pada gagal tender, sanksi, dan tim yang tidak kompeten.

Mulailah dengan melakukan audit internal terhadap sertifikasi personel kunci di perusahaan Anda. Cocokkan dengan kebutuhan proyek dan persyaratan tender yang sering Anda ikuti. Apakah Anda lebih banyak butuh SKT atau SKK? Perencanaan yang matang akan menghemat waktu dan biaya Anda dalam jangka panjang.

Mengurus sertifikasi, baik SKT maupun SKK, bisa menjadi proses yang rumit jika dilakukan sendiri. Butuh pemahaman regulasi yang update dan jaringan ke lembaga yang tepat. Jakon hadir sebagai mitra strategis Anda. Kami membantu pelaku konstruksi, dari kontraktor hingga tenaga ahli, untuk mengurus seluruh kebutuhan sertifikasi secara lengkap dan terpercaya, mulai dari konsultasi skema yang tepat, persiapan dokumen, hingga pendampingan proses. Jangan biarkan urusan sertifikasi menghambat pertumbuhan bisnis Anda. Kunjungi Jakon.info sekarang untuk konsultasi gratis dan temukan solusi sertifikasi yang tepat sasaran untuk tim Anda.

About the author
Christina Pasaribu Sebagai penulis artikel di duniatender.com

Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.

Online Sekarang Respon < 5 Menit Tersertifikasi 4.9/5 Rating 5000+ Klien Puas
konsultan duniatender.com
Online
Cut Hanti
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya
konsultan duniatender.com
Online
Novitasari
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Artikel Lainnya Terkait Apa perbedaan SKT dan SKK LPJK? - Panduan Lengkap

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa</a>: Panduan Tender Lengkap - duniatender.com

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa: Panduan Tender Lengkap

Pengadaan barang dan jasa (PBJ) adalah motor penggerak ekonomi Indonesia, khusus...

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan - duniatender.com

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing