Dhicky Haryadi Supriyono ? penulis artikel Sistem E Procurement: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja - duniatender.com
Dhicky Haryadi Supriyono
Senior Tender & Procurement Support Specialist · duniatender.com · 05 Jun 2026

Sistem E Procurement: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja

Pelajari sistem e procurement, manfaat, tahapan, regulasi, dan penerapannya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Sistem E Procurement: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja ? duniatender.com

Gambar ilustrasi: Sistem E Procurement: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja

Sistem e procurement merupakan metode pengadaan barang dan jasa yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan proses pengadaan secara elektronik. Dalam pengadaan pemerintah, sistem ini menjadi fondasi utama untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan persaingan usaha yang sehat.

Bagi pelaku usaha yang ingin mengikuti tender pemerintah, memahami sistem e procurement bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Hampir seluruh proses pengadaan saat ini dilakukan secara digital melalui platform yang terintegrasi dengan LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) dan berbagai sistem pendukung yang dikembangkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Artikel ini membahas secara mendalam pengertian sistem e procurement, dasar hukum, mekanisme kerja, manfaat, tantangan implementasi, hingga strategi yang dapat diterapkan oleh penyedia barang dan jasa untuk meningkatkan peluang memenangkan pengadaan pemerintah. Untuk memahami keseluruhan ekosistem pengadaan, Anda juga dapat mempelajari panduan lengkap tender pemerintah dan LPSE sebagai artikel induk dalam klaster ini.

Baca Juga: Kontraktor Pengadaan Barang dan Jasa: Peran dan Peluang CSMS KOTA LHOKSEUMAWE CSMS KOTA TANJUNG BALAI

Pengertian Sistem E Procurement

Sistem e procurement adalah sistem pengadaan barang dan jasa yang memanfaatkan sarana elektronik untuk melaksanakan seluruh atau sebagian proses pengadaan. Mulai dari pengumuman paket, pendaftaran peserta, penyampaian dokumen penawaran, evaluasi, hingga penetapan pemenang dapat dilakukan secara daring.

Konsep ini hadir untuk menggantikan proses pengadaan konvensional yang sebelumnya mengandalkan dokumen fisik dan pertemuan tatap muka. Dengan digitalisasi pengadaan, proses menjadi lebih cepat, terdokumentasi, dan mudah diawasi.

Dalam praktiknya, sistem e procurement pemerintah Indonesia terhubung dengan berbagai platform seperti LPSE, Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE), Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), E-Katalog, serta sistem pendukung lainnya yang berada di bawah koordinasi LKPP.

Tujuan utama penerapan sistem ini meliputi:

  • Meningkatkan transparansi proses pengadaan.
  • Mendorong persaingan usaha yang sehat.
  • Mengurangi potensi penyimpangan dan konflik kepentingan.
  • Meningkatkan efisiensi biaya dan waktu.
  • Menyediakan data pengadaan yang lebih akurat dan terdokumentasi.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Proyek Pemerintah untuk Pemula dan Perusahaan

Dasar Hukum Sistem E Procurement di Indonesia

Penerapan sistem e procurement di Indonesia memiliki landasan hukum yang kuat. Regulasi utama yang menjadi acuan adalah Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sebagaimana telah diubah melalui Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021.

Regulasi tersebut menegaskan bahwa pengadaan barang dan jasa pemerintah dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Selain Peraturan Presiden, terdapat berbagai peraturan dan pedoman teknis yang diterbitkan oleh LKPP terkait operasional sistem elektronik pengadaan, termasuk penggunaan SPSE, katalog elektronik, serta mekanisme tender dan seleksi.

Dalam pelaksanaannya, sejumlah pihak memiliki peran penting, antara lain:

  • LKPP sebagai regulator dan pengembang kebijakan pengadaan.
  • LPSE sebagai penyedia layanan sistem elektronik.
  • PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan kontrak.
  • Pokja Pemilihan yang melaksanakan proses pemilihan penyedia.
  • Penyedia barang dan jasa sebagai peserta pengadaan.

Pemahaman terhadap regulasi menjadi faktor penting karena kesalahan administratif sering menjadi penyebab gugurnya peserta dalam proses tender.

Baca Juga: Vendor Pengadaan Barang dan Jasa: Peran, Syarat, dan Strategi Menang Tender

Komponen Utama dalam Sistem E Procurement

Sistem e procurement terdiri atas beberapa komponen yang saling terintegrasi untuk mendukung proses pengadaan dari awal hingga akhir.

LPSE

LPSE merupakan layanan yang menyediakan sarana elektronik bagi kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan institusi lainnya untuk melaksanakan pengadaan secara digital.

SPSE

SPSE atau Sistem Pengadaan Secara Elektronik merupakan aplikasi utama yang digunakan dalam proses tender dan seleksi penyedia.

SiRUP

SiRUP digunakan untuk mengumumkan rencana umum pengadaan sehingga penyedia dapat mengetahui peluang pekerjaan sejak tahap perencanaan.

E-Katalog

E-Katalog merupakan sistem katalog elektronik yang menampilkan produk, spesifikasi, harga, dan informasi penyedia yang telah melalui proses tertentu sesuai ketentuan LKPP.

Sistem Pendukung Verifikasi

Berbagai sistem pendukung digunakan untuk memverifikasi legalitas perusahaan, perpajakan, sertifikasi usaha, hingga kemampuan teknis penyedia.

Baca Juga: Cara Mengikuti Tender Proyek Pemerintah dengan Benar

Cara Kerja Sistem E Procurement

Mekanisme kerja sistem e procurement mengikuti tahapan pengadaan yang telah diatur dalam regulasi. Secara umum prosesnya sebagai berikut:

  1. Instansi menyusun kebutuhan dan mengumumkan rencana pengadaan.
  2. Paket pengadaan diumumkan melalui sistem elektronik.
  3. Penyedia melakukan pendaftaran dan mengunduh dokumen pemilihan.
  4. Penyedia menyusun dan mengunggah dokumen penawaran.
  5. Pokja melakukan evaluasi administrasi, teknis, dan harga.
  6. Pemenang ditetapkan dan diumumkan.
  7. Kontrak ditandatangani secara elektronik atau sesuai ketentuan yang berlaku.
  8. Pelaksanaan pekerjaan dilakukan dan diawasi oleh pihak terkait.

Pada proyek tertentu, peserta juga harus memahami konsep prakualifikasi, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kemampuan teknis khusus atau pengalaman tertentu.

Baca Juga: Cara Daftar E Procurement untuk Tender Pemerintah

Manfaat Sistem E Procurement bagi Pemerintah dan Penyedia

Penerapan sistem e procurement memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Bagi Pemerintah

  • Meningkatkan transparansi pengadaan.
  • Mengurangi penggunaan dokumen fisik.
  • Mempermudah pengawasan dan audit.
  • Menghasilkan data pengadaan yang lebih akurat.
  • Meningkatkan efisiensi anggaran.

Bagi Penyedia Barang dan Jasa

  • Akses lebih luas terhadap peluang tender.
  • Biaya partisipasi yang lebih rendah.
  • Proses pendaftaran lebih cepat.
  • Dokumen tersimpan secara digital.
  • Peluang bersaing secara lebih adil dan terbuka.

Manfaat tersebut semakin terasa bagi perusahaan yang aktif mengikuti kategori pekerjaan konstruksi, pengadaan barang, maupun berbagai layanan konsultansi yang dipublikasikan secara elektronik.

Baca Juga: Surat Pernyataan Vendor: Fungsi, Format, dan Contoh

Tantangan dalam Implementasi Sistem E Procurement

Walaupun memberikan banyak manfaat, implementasi sistem e procurement juga menghadapi berbagai tantangan.

Salah satu tantangan utama adalah kesiapan sumber daya manusia. Banyak pelaku usaha, khususnya usaha kecil dan menengah, masih mengalami kesulitan dalam memahami prosedur elektronik yang cukup kompleks.

Tantangan lainnya meliputi:

  • Keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa wilayah.
  • Kesalahan administrasi saat unggah dokumen.
  • Kurangnya pemahaman regulasi pengadaan.
  • Perubahan kebijakan dan pembaruan sistem.
  • Ancaman keamanan informasi dan keamanan siber.

Karena itu, perusahaan perlu membangun tim khusus yang memahami pengadaan elektronik serta terus mengikuti perkembangan regulasi yang diterbitkan LKPP.

Baca Juga: Sistem Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah: Panduan Lengkap

Strategi Mengoptimalkan Peluang Tender Melalui Sistem E Procurement

Memahami sistem saja tidak cukup. Penyedia perlu menerapkan strategi yang tepat agar mampu bersaing dalam proses pengadaan.

Memastikan Legalitas Perusahaan Lengkap

Dokumen legal seperti NIB, akta perusahaan, perpajakan, serta sertifikat usaha harus selalu diperbarui dan sesuai ketentuan.

Memantau Peluang Tender Secara Rutin

Penyedia perlu memantau pengumuman tender terbaru secara berkala. Informasi peluang dapat ditemukan melalui berbagai platform yang menyediakan data tender nasional maupun daerah.

Meningkatkan Kompetensi Tim Tender

Tim yang memahami penyusunan dokumen teknis dan administrasi memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan penawaran yang kompetitif.

Memahami Persyaratan Khusus

Pada proyek konstruksi, misalnya, perusahaan perlu memahami persyaratan terkait SBU Jasa Konstruksi, pengalaman kerja, tenaga ahli, dan kemampuan keuangan.

Mengelola Risiko Kontrak

Peserta harus memahami berbagai bentuk kontrak, termasuk kontrak lump sum, serta potensi sengketa kontrak yang dapat muncul selama pelaksanaan pekerjaan.

Baca Juga: Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik: Panduan Lengkap

Peran Sistem E Procurement dalam Meningkatkan Transparansi

Transparansi merupakan salah satu tujuan utama digitalisasi pengadaan. Melalui sistem elektronik, seluruh proses terekam secara otomatis sehingga jejak audit dapat ditelusuri dengan lebih mudah.

Dokumen penawaran, hasil evaluasi, pengumuman pemenang, hingga kontrak dapat terdokumentasi secara sistematis. Hal ini membantu mengurangi praktik yang tidak sesuai dengan prinsip pengadaan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, akses informasi yang lebih terbuka memungkinkan lebih banyak pelaku usaha berpartisipasi dalam pengadaan pemerintah. Persaingan yang sehat pada akhirnya mendorong pemerintah memperoleh barang dan jasa dengan kualitas terbaik dan harga yang lebih efisien.

Baca Juga: Pengadaan Bahan: Proses, Strategi, dan Aturannya

Masa Depan Sistem E Procurement di Indonesia

Transformasi digital sektor pengadaan terus berkembang. Integrasi data antarinstansi, penggunaan analisis data, kecerdasan buatan, dan peningkatan keamanan informasi diperkirakan akan menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem e procurement di masa mendatang.

Pemerintah juga terus mendorong peningkatan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) melalui sistem elektronik agar belanja pemerintah memberikan dampak ekonomi yang lebih luas.

Perusahaan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi pengadaan akan memiliki keunggulan kompetitif dalam menghadapi persaingan pasar pengadaan pemerintah yang semakin dinamis.

Baca Juga: Cara Input E Katalog untuk Penyedia Barang

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang dimaksud dengan sistem e procurement?

Sistem e procurement adalah sistem pengadaan barang dan jasa yang memanfaatkan teknologi informasi untuk menjalankan proses pengadaan secara elektronik dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan kontrak.

Apakah semua tender pemerintah menggunakan sistem e procurement?

Mayoritas pengadaan pemerintah saat ini telah menggunakan sistem elektronik sesuai kebijakan dan regulasi yang berlaku, meskipun terdapat beberapa mekanisme khusus sesuai ketentuan tertentu.

Apakah usaha kecil dapat mengikuti e procurement?

Ya. Banyak paket pengadaan yang secara khusus ditujukan untuk usaha mikro, kecil, dan koperasi agar partisipasi pelaku usaha lokal semakin meningkat.

Apa perbedaan LPSE dan SPSE?

LPSE adalah layanan penyelenggara sistem elektronik, sedangkan SPSE merupakan aplikasi yang digunakan untuk menjalankan proses pengadaan secara elektronik.

Bagaimana cara memulai mengikuti tender elektronik?

Perusahaan perlu melengkapi legalitas usaha, melakukan registrasi pada sistem yang berlaku, memahami dokumen pemilihan, serta mempersiapkan sumber daya yang mampu mengelola proses tender secara profesional.

Baca Juga: Pertanyaan Pengadaan Barang dan Jasa Terlengkap

Kesimpulan

Sistem e procurement telah menjadi tulang punggung pengadaan barang dan jasa pemerintah di Indonesia. Melalui digitalisasi proses pengadaan, pemerintah dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas, sementara penyedia memperoleh akses yang lebih luas terhadap peluang bisnis.

Memahami regulasi, mekanisme kerja, dan strategi pengadaan elektronik merupakan langkah penting bagi setiap perusahaan yang ingin sukses dalam tender pemerintah. Untuk mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh mengenai ekosistem pengadaan nasional, pelajari juga panduan utama mengenai tender pemerintah dan LPSE serta berbagai topik terkait pengadaan barang, jasa konsultansi, dan pekerjaan konstruksi.

Baca Juga: Cara Ikut Proyek Pemerintah: Panduan Lengkap untuk Pemula

Sumber & Referensi

Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan perubahan terkait

JDIH LKPP – Peraturan dan Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP)

Portal Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)

Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP)

Katalog Elektronik Nasional LKPP

Tentang penulis
Dhicky Haryadi Supriyono - Senior Tender & Procurement Support Specialist · duniatender.com di duniatender.com

Senior Tender & Procurement Support Specialist · duniatender.com — tim yang sama dengan layanan di halaman ini

Lihat profil penulis

Dhicky Haryadi Supriyono adalah bagian dari tim ahli duniatender.com dengan fokus pada akselerasi kesiapan tender LPSE dan pengadaan jasa konstruksi di berbagai sektor.

Ia menangani proses review dokumen dari hulu ke hilir, termasuk validasi persyaratan kualifikasi, penyusunan kelengkapan administratif, serta harmonisasi aspek legal-operasional perusahaan.

Dengan pendekatan yang terukur dan komunikatif, Dhicky Haryadi Supriyono membantu klien meningkatkan kredibilitas, ketepatan submit, dan peluang lolos evaluasi teknis maupun administrasi.

Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.

Online Sekarang Respon < 5 Menit Tersertifikasi 4.9/5 Rating 5000+ Klien Puas
konsultan duniatender.com
Online
Cut Hanti
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya
konsultan duniatender.com
Online
Novitasari
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Artikel Lainnya Terkait Sistem E Procurement: Pengertian, Manfaat, dan Cara Kerja

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan - duniatender.com

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing