Penulis artikel ISO 9001 dan Manajemen Risiko: Panduan Terbaik untuk Implementasi yang Sukses - duniatender.com
Christina Pasaribu
1 day ago

ISO 9001 dan Manajemen Risiko: Panduan Terbaik untuk Implementasi yang Sukses

Temukan panduan terbaik untuk mengimplementasikan ISO 9001 dan Manajemen Risiko secara sukses. Artikel ini akan membahas pendekatan terbaik untuk memastikan kepatuhan dan keamanan produk, serta meningkatkan efisiensi operasional. Dapatkan layanan sertifikasi ISO tanpa kerumitan dari Gaivo Consulting.

ISO 9001 dan Manajemen Risiko: Panduan Terbaik untuk Implementasi yang Sukses ISO 9001 dan Manajemen Resiko: Pendekatan Terbaik

Gambar Ilustrasi ISO 9001 dan Manajemen Risiko: Panduan Terbaik untuk Implementasi yang Sukses

Baca Juga:

Mengapa ISO 9001 dan Manajemen Risiko Adalah Pasangan Strategis yang Tak Terpisahkan?

Bayangkan Anda sedang membangun sebuah kapal. ISO 9001 adalah cetak biru yang detail untuk memastikan setiap paku, setiap kayu, dan setiap layar terpasang dengan presisi tinggi. Namun, apa gunanya kapal yang sempurna itu jika Anda tidak memetakan rute, mengantisipasi badai, atau menyiapkan sekoci? Di sinilah manajemen risiko berperan. Dalam dunia bisnis yang penuh turbulensi, memiliki sistem mutu tanpa pemahaman risiko ibarat berlayar tanpa kompas. Fakta mengejutkan dari berbagai studi menunjukkan bahwa organisasi yang mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam sistem manajemen mutunya memiliki tingkat keberlangsungan bisnis 50% lebih tinggi dan mampu merespon krisis 30% lebih cepat. Ini bukan lagi tentang sekadar memenuhi audit, tapi tentang membangun ketangguhan.

Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025

Memahami Dasar: Apa Sebenarnya Hubungan ISO 9001 dan Manajemen Risiko?

Banyak yang mengira ISO 9001:2015 hanya sekadar tentang prosedur dan dokumen. Padahal, revisi terbaru ini telah menancapkan konsep risk-based thinking (pemikiran berbasis risiko) ke dalam jantung standar. Ini adalah pergeseran paradigma dari pendekatan reaktif menuju proaktif.

Dekatkan Diri dengan Klausul 6.1: Aksi untuk Menangani Risiko dan Peluang

Klausul inilah yang menjadi landasan hukum integrasi. Standar mensyaratkan organisasi untuk menentukan risiko dan peluang yang perlu ditangani untuk memberikan jaminan bahwa sistem manajemen mutu dapat mencapai hasil yang diinginkan. Dari pengalaman saya mendampingi puluhan perusahaan, titik kritisnya adalah mengubah persepsi risiko dari beban menjadi alat strategis. Risiko bukan hanya ancaman kegagalan produk, tapi juga peluang yang terlewatkan karena terlalu fokus pada rutinitas.

Misalnya, sebuah perusahaan kontraktor yang saya bimbing menemukan bahwa risiko keterlambatan pengiriman material bukan hanya berdampak pada jadwal proyek (ancaman), tetapi juga membuka peluang untuk membangun sistem logistik dan supplier management yang lebih tangguh, yang akhirnya menjadi nilai jual mereka di mata klien. Pendekatan ini membutuhkan perubahan pola pikir dari level manajemen hingga staf lapangan.

Membedah Konsep "Risk-Based Thinking" dalam Setiap Proses

Risk-based thinking bukanlah prosedur terpisah yang hanya dilakukan setahun sekali. Ia harus menjadi DNA dalam setiap proses operasional. Mulai dari proses penerimaan order, desain, pembelian, produksi, hingga pelayanan purna jual. Dalam setiap langkah, tim harus terbiasa bertanya: "Apa yang bisa salah di sini?" dan "Bagaimana kita bisa membuat hasilnya lebih baik dari yang diharapkan?".

Implementasinya bisa dimulai dengan sederhana. Dalam rapat tinjauan manajemen, alih-alih hanya membahas pencapaian KPI, sisipkan agenda tetap: "Identifikasi Risiko & Peluang Terbaru". Dalam dokumen prosedur, tambahkan kolom "Pertimbangan Risiko" di samping langkah-langkah kerja. Budaya ini yang akan mengubah organisasi dari yang sekadar compliant menjadi competitive.

Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender

Mengapa Integrasi Ini Sangat Krusial untuk Kesuksesan Bisnis?

Di pasar Indonesia yang dinamis, daya tahan adalah mata uang baru. Integrasi yang kuat antara ISO 9001 dan manajemen risiko bukan lagi pilihan mewah, melainkan kebutuhan survival.

Melampaui Kepatuhan: Membangun Ketahanan Organisasi (Organizational Resilience)

Sertifikasi ISO 9001 sering dilihat sebagai "tiket masuk" untuk mengikuti tender, terutama di sektor konstruksi dan manufaktur. Namun, nilai sebenarnya justru terletak pada kemampuan sistem untuk membuat bisnis Anda anti-fragile—tidak hanya bertahan dari guncangan, tetapi justru menjadi lebih kuat. Sebuah perusahaan fabrikasi logam yang kami sertifikasi melalui konsultan sertifikasi terpercaya membuktikan hal ini. Saat pandemi menghantam, mereka tidak kolaps. Karena sistem manajemen risiko mereka telah mengidentifikasi ketergantungan pada satu supplier utama sebagai risiko tinggi. Mereka telah menyiapkan backup supplier dan protokol kerja jarak jauh untuk bagian desain jauh sebelum krisis terjadi. Hasilnya, operasional tetap berjalan dengan adaptasi minimal.

Mengubah Biaya Pencegahan Menjadi Investasi Masa Depan

Banyak pemilik bisnis mengeluh bahwa implementasi sistem mutu dan risiko memakan biaya besar. Perspektif ini perlu diubah. Dana yang dialokasikan untuk pelatihan, audit internal, dan perbaikan sistem adalah investasi untuk menghindari biaya kegagalan yang jauh lebih besar: biaya rework, kehilangan pelanggan, kerusakan reputasi, hingga denda hukum. Data dari Project Management Institute (PMI) menunjukkan bahwa setiap Rp 1 juta yang diinvestasikan dalam manajemen risiko proyek yang baik, dapat menyelamatkan kerugian hingga Rp 10 juta. Ini return on investment yang nyata.

Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender

Bagaimana Memulai Implementasi yang Efektif dan Terukur?

Teori tanpa praktek adalah omong kosong. Berikut adalah peta jalan berdasarkan pengalaman lapangan untuk menerapkan pendekatan terbaik ini.

Langkah Awal: Kontekstualisasi Risiko dengan Bisnis Anda

Jangan langsung terjun ke metode rumit seperti FMEA atau HIRADC. Mulailah dengan yang sederhana namun powerful: Context Analysis (Analisis Konteks Organisasi). Ini adalah requirement dalam klausul 4.1 ISO 9001. Tanyakan pada tim manajemen:

  • Apa faktor eksternal (regulasi seperti UU Cipta Kerja, tren pasar, teknologi) yang mempengaruhi kita?
  • Apa faktor internal (kompetensi SDM, budaya perusahaan, struktur organisasi) yang menjadi kekuatan atau kelemahan?
  • Siapa saja pihak yang berkepentingan (interested parties) dan apa ekspektasi mereka? Ini bisa termasuk pelanggan, pemasok, Lembaga Sertifikasi Profesi untuk skema kompetensi, hingga komunitas sekitar.

Dari analisis konteks ini, Anda akan mendapatkan daftar risiko dan peluang yang benar-benar relevan, bukan sekadar daftar generik dari buku panduan.

Membangun Kerangka Kerja: Integrasi Dokumen dan Proses

Sistem yang terintegrasi membutuhkan dokumen yang juga terintegrasi. Hindari membuat prosedur "Manajemen Risiko" yang terpisah dan menganggur. Sebaliknya, sisipkan elemen risiko ke dalam dokumen yang sudah ada:

  • Dalam Quality Manual: Jelaskan komitmen terhadap risk-based thinking dan kerangka kerja singkat.
  • Dalam Prosedur Tinjauan Manajemen: Sertakan template untuk menilai efektivitas penanganan risiko dan peluang.
  • Dalam Prosedur Perencanaan Produk/Jasa: Wajibkan adanya risk assessment untuk setiap proyek atau order baru.
  • Dalam Prosedur Audit Internal: Instruksikan auditor untuk mengevaluasi efektivitas risk-based thinking di setiap area yang diaudit.

Pendekatan ini membuat manajemen risiko hidup dan bernafas bersama proses bisnis sehari-hari.

Alat dan Teknik Identifikasi & Analisis Risiko yang Praktis

Anda tidak perlu menjadi ahli statistik. Gunakan alat yang sesuai dengan kompleksitas organisasi Anda:

  • SWOT Analysis: Sederhana namun efektif untuk pemetaan awal.
  • Risk Register (Daftar Risiko): Matriks hidup yang mencatat risiko, penyebab, dampak, tingkat keparahan, kemungkinan, serta rencana mitigasi dan penanggung jawab.
  • Brainstorming dan Interview: Libatkan orang-orang yang menjalankan proses, mereka adalah ahli sebenarnya.
  • Process Mapping: Gambarkan alur proses dan identifikasi titik-titik rawan kegagalan (failure points) di setiap tahapannya.

Kunci suksesnya adalah konsistensi dalam meninjau dan memperbarui risk register tersebut, minimal setiap kali tinjauan manajemen atau ketika terjadi perubahan signifikan dalam bisnis.

Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Menghadapi Tantangan Umum dan Tips dari Pengalaman Lapangan

Jalan menuju integrasi mulus pasti berliku. Berikut beberapa pain point yang sering muncul dan solusinya.

Mengatasi Resistensi Budaya: Dari "Siapa Salah" Menjadi "Apa yang Bisa Kita Perbaiki"

Budaya menyalahkan (blame culture) adalah musuh terbesar manajemen risiko. Jika karyawan takut dihukum saat melaporkan potensi masalah, maka risiko-risiko itu akan tetap tersembunyi hingga meledak. Bangunlah budaya psychological safety. Tegaskan bahwa tujuan identifikasi risiko adalah untuk memperbaiki sistem, bukan mencari kambing hitam. Apresiasi terbuka kepada tim yang berhasil mengidentifikasi risiko besar sebelum menjadi insiden. Ubah narasi dari "Kamu salah" menjadi "Terima kasih telah membantu kita mencegah masalah".

Memastikan Sumber Daya dan Kompetensi yang Memadai

Manajemen risiko yang baik membutuhkan orang yang memahami baik proses bisnis maupun konsep manajemen risiko. Investasi pelatihan adalah keharusan. Selain pelatihan internal, pertimbangkan untuk mengirim key person mengikuti pelatihan formal seperti yang diselenggarakan oleh lembaga pelatihan kompetensi kerja untuk memperdalam pemahaman. Sumber daya juga termasuk waktu. Alokasikan waktu khusus dalam agenda kerja tim untuk aktivitas identifikasi dan tinjauan risiko. Tanpa alokasi waktu yang jelas, aktivitas ini akan selalu tertunda oleh urusan "yang lebih mendesak".

Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Mengukur Kesuksesan: Beyond Sertifikat di Dinding

Bagaimana Anda tahu integrasi ini berhasil? Sertifikat ISO 9001 yang Anda dapatkan hanyalah permulaan.

Key Performance Indicator (KPI) yang Relevan

Lacak metrik-metrik yang menunjukkan bahwa risk-based thinking telah membuahkan hasil. Beberapa contoh KPI yang powerful:

  • Reduksi Biaya Kualitas (Cost of Poor Quality - COPQ): Turunnya biaya rework, scrap, komplain, dan garansi.
  • Peningkatan Kepuasan Pihak Berkepentingan: Skor survei kepuasan pelanggan dan supplier yang meningkat.
  • Efisiensi Proses: Waktu siklus (cycle time) yang lebih singkat dan konsisten.
  • Ketepatan Waktu Proyek/Tender: Peningkatan on-time delivery rate.

KPI ini harus dibahas dalam tinjauan manajemen, dikaitkan langsung dengan efektivitas tindakan pengendalian risiko yang telah diimplementasikan.

Sertifikasi sebagai Validasi, Bukan Tujuan Akhir

Proses sertifikasi oleh badan sertifikasi independen seperti yang bisa difasilitasi oleh konsultan yang berpengalaman seharusnya menjadi momen health check, bukan sekadar ujian untuk dilalui. Auditor eksternal yang kompeten dapat memberikan perspektif segar dan mengidentifikasi blind spot dalam sistem manajemen risiko Anda. Gunakan temuan audit (baik major maupun minor) sebagai masukan berharga untuk perbaikan berkelanjutan, sesuai semangat klausul 10 ISO 9001. Jadikan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) benar-benar berputar untuk mengelola risiko dan peluang.

Baca Juga: Product Sourcing Adalah Kunci Menang Tender: Panduan Lengkap

Kesimpulan dan Langkah Konkret Menuju Keunggulan Berkelanjutan

Mengintegrasikan manajemen risiko ke dalam sistem mutu ISO 9001 bukan tentang menambah kerumitan. Justru sebaliknya, ini adalah tentang menyederhanakan pendekatan Anda untuk mencapai hasil yang konsisten dan unggul dalam ketidakpastian. Ini adalah journey untuk membangun organisasi yang tidak hanya menghasilkan produk atau jasa berkualitas, tetapi juga tangguh, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.

Mulailah dari hal kecil. Lakukan analisis konteks organisasi Anda minggu ini. Identifikasi satu risiko strategis dan satu peluang yang selama ini terabaikan. Diskusikan dengan tim Anda dan buat rencana tindakan sederhana. Ingat, sistem yang sempurna tetapi tidak dijalankan kalah nilainya dengan sistem sederhana yang dijalankan dengan konsisten dan terus diperbaiki.

Jika Anda merasa membutuhkan panduan ahli untuk merancang dan mengimplementasikan sistem terintegrasi ini agar efektif dan efisien, jangan ragu untuk mencari mitra yang tepat. Gaivo Consulting siap menjadi partner strategis Anda, tidak hanya untuk mendapatkan sertifikat ISO 9001, tetapi untuk membangun fondasi bisnis yang kuat, berorientasi risiko, dan siap tumbuh berkelanjutan. Kunjungi jakon.info untuk memulai percakapan dengan tim ahli kami dan wujudkan transformasi sistem manajemen mutu Anda menjadi mesin penggerak ketangguhan bisnis.

About the author
Christina Pasaribu Sebagai penulis artikel di duniatender.com

Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.

Online Sekarang Respon < 5 Menit Tersertifikasi 4.9/5 Rating 5000+ Klien Puas
konsultan duniatender.com
Online
Cut Hanti
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya
konsultan duniatender.com
Online
Novitasari
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Artikel Lainnya Terkait ISO 9001 dan Manajemen Risiko: Panduan Terbaik untuk Implementasi yang Sukses

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa</a>: Panduan Tender Lengkap - duniatender.com

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa: Panduan Tender Lengkap

Pengadaan barang dan jasa (PBJ) adalah motor penggerak ekonomi Indonesia, khusus...

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan - duniatender.com

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing