Penulis artikel Menerapkan Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 27001 dalam Pengembangan Produk - duniatender.com
Christina Pasaribu
1 day ago

Menerapkan Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 27001 dalam Pengembangan Produk

Pelajari bagaimana menerapkan prinsip manajemen risiko berdasarkan ISO 27001 dapat meningkatkan keamanan dan kualitas produk Anda. Dapatkan layanan sertifikasi ISO tanpa ribet dari Gaivo Consulting.

Menerapkan Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 27001 dalam Pengembangan Produk Menerapkan Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 27001 dalam Pengembangan Produk

Gambar Ilustrasi Menerapkan Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 27001 dalam Pengembangan Produk

Baca Juga:

Dari Konsep ke Kode: Ketika Keamanan Menjadi DNA Produk

Bayangkan ini: tim pengembang Anda telah bekerja mati-matian selama berbulan-bulan. Produk digital yang inovatif akhirnya diluncurkan dengan gegap gempita. Namun, hanya dalam hitungan minggu, sebuah data breach yang fatal terjadi. Informasi sensitif puluhan ribu pengguna bocor, reputasi hancur, dan kerugian finansial yang fantastis harus ditanggung. Apa yang salah? Seringkali, jawabannya terletak pada satu titik buta kritis: manajemen risiko keamanan informasi yang diabaikan sejak fase konsep produk. Dalam ekosistem digital Indonesia yang semakin kompleks, ancaman siber bukan lagi sekadar kemungkinan, melainkan sebuah kepastian yang menunggu waktu.

Fakta mengejutkan dari berbagai laporan keamanan siber global menunjukkan bahwa mayoritas kerentanan dalam sebuah produk perangkat lunak sebenarnya bersumber dari kesalahan desain atau arsitektur awal, bukan dari bug coding belaka. Ini adalah paradigma yang harus diubah. Prinsip manajemen risiko berbasis ISO 27001 menawarkan kerangka kerja sistematis untuk mengintegrasikan keamanan ke dalam siklus hidup pengembangan produk, mengubahnya dari sekadar "tambahan" menjadi fondasi utama. Artikel ini akan membawa Anda memahami mengapa pendekatan ini krusial, apa saja prinsip intinya, dan bagaimana menerapkannya secara konkret dalam tim pengembangan Anda, dengan sentuhan konteks regulasi dan bisnis di Indonesia.

Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025

Mengapa Keamanan Harus Dimulai Sebelum Baris Kode Pertama Ditulis?

Banyak founder startup dan product manager di Indonesia masih memandang keamanan informasi sebagai biaya tambahan atau compliance belaka, sesuatu yang akan ditangani nanti setelah produk mencapai product-market fit. Ini adalah kesalahan strategis yang berisiko tinggi. Menerapkan manajemen risiko sejak awal justru menghemat sumber daya, melindungi aset paling berharga, dan membangun kepercayaan yang menjadi modal jangka panjang.

Biaya Remediasi yang Melambung Tinggi

Menurut hukum shift-left security, biaya untuk memperbaiki sebuah kerentanan atau celah keamanan meningkat secara eksponensial seiring dengan tahap di mana ia ditemukan. Memperbaiki bug desain keamanan pada fase requirements atau arsitektur mungkin hanya membutuhkan diskusi dan perubahan dokumen. Namun, jika kerentanan yang sama baru ditemukan setelah produk diluncurkan ke pasar, biayanya bisa ratusan kali lipat, mencakup perbaikan darurat, patch, komunikasi krisis, hingga potensi denda regulasi. Dengan regulasi perlindungan data pribadi seperti yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, konsekuensi hukumnya semakin nyata.

Membangun Kepercayaan sebagai Competitive Advantage

Di pasar yang jenuh, keamanan menjadi pembeda utama. Konsumen dan mitra bisnis semakin cerdas dan sadar akan risiko data mereka. Demonstrasi komitmen terhadap keamanan melalui kerangka kerja yang diakui internasional seperti ISO 27001 bukan lagi sekadar pencapaian teknis, melainkan alat pemasaran yang powerful. Ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda serius, profesional, dan layak dipercaya untuk menangani aset digital pengguna.

Antisipasi terhadap Regulasi yang Semakin Ketat

Lanskap regulasi keamanan siber dan perlindungan data di Indonesia terus berkembang. Dengan adanya Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi (PDP) dan berbagai peraturan turunannya dari Kementerian KOMINFO, BSSN, dan OJK, perusahaan dituntut untuk memiliki tata kelola keamanan informasi yang terdokumentasi dengan baik. Menerapkan prinsip ISO 27001 sejak fase pengembangan produk berarti Anda telah mempersiapkan fondasi yang kokoh untuk memenuhi berbagai kewajiban kepatuhan ini, jauh sebelum audit resmi dilakukan.

Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender

Memahami Prinsip Inti ISO 27001 dalam Konteks Pengembangan Produk

ISO 27001 adalah standar internasional untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI). Ia tidak mendikte solusi teknis spesifik, melainkan menyediakan kerangka kerja untuk mengidentifikasi, menilai, dan mengelola risiko keamanan informasi secara berkelanjutan. Dalam konteks pengembangan produk, prinsip-prinsip ini diterjemahkan ke dalam proses yang lebih gesit dan terintegrasi.

Pendekatan Berbasis Risiko (Risk-Based Approach)

Ini adalah jantung dari ISO 27001. Alih-alih mencoba mengamankan segalanya, fokuslah pada apa yang paling kritis bagi bisnis dan produk Anda. Setiap fitur, modul, atau alur data dalam produk harus melalui proses identifikasi aset informasi (misalnya, database pelanggan, kode sumber, kunci API), identifikasi ancaman (misalnya, injeksi SQL, eksposur data), dan penilaian dampak serta kemungkinannya. Hasilnya adalah daftar risiko yang diprioritaskan yang menjadi panduan untuk alokasi sumber daya pengamanan.

Rantai Pasok yang Aman (Secure Supply Chain)

Produk modern jarang dibangun sepenuhnya secara in-house. Anda mungkin menggunakan third-party libraries, layanan cloud, API eksternal, atau bahkan outsourcing bagian pengembangan. ISO 27001 menekankan pentingnya mengelola risiko keamanan informasi yang terkait dengan pihak ketiga ini. Ini berarti melakukan due diligence pada vendor, memasukkan klausul keamanan dalam kontrak, dan memastikan komponen eksternal tidak menjadi titik lemah yang membahayakan seluruh sistem. Sertifikasi seperti SBU untuk bidang tertentu dari vendor dapat menjadi salah satu pertimbangan, meski lingkupnya lebih luas.

Improvisasi Berkelanjutan (Continual Improvement)

Siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) dalam ISO 27001 selaras dengan metodologi pengembangan agile dan DevOps. Keamanan bukanlah aktivitas satu kali saat sebelum launch, melainkan proses berulang. Setiap sprint, setiap rilis fitur baru, dan setiap insiden keamanan yang terjadi harus menjadi masukan untuk memperbaiki proses dan kontrol keamanan Anda. Ini menciptakan budaya "keamanan sebagai tanggung jawab bersama" di seluruh tim.

Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender

Peta Jalan Penerapan: Integrasi ke dalam SDLC

Berikut adalah langkah-langkah konkret untuk mengintegrasikan prinsip manajemen risiko ISO 27001 ke dalam Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak (SDLC) Anda.

Fase Konsep dan Perencanaan (Requirements & Design)

Pada fase ini, keamanan harus dijadikan sebagai persyaratan non-fungsional. Lakukan threat modelling untuk mengidentifikasi potensi ancaman terhadap arsitektur produk. Tanyakan: "Apa yang bisa salah?" Dokumentasikan asumsi keamanan dan persyaratan kebijakan privasi. Libatkan ahli keamanan (Security Champion) sejak awal dalam sesi perencanaan. Gunakan kerangka kerja seperti praktik manajemen yang matang untuk memastikan proses dimulai dengan benar.

  • Keluarkan Security & Privacy Requirements: Tentukan secara eksplisit bagaimana data akan dikumpulkan, diproses, disimpan, dan dihapus.
  • Lakukan Risk Assessment Awal: Identifikasi aset informasi kritis dan nilai bisnisnya. Diskusikan skenario ancaman dengan tim.
  • Pilih Arsitektur dan Teknologi yang Secure-by-Design: Pilih framework dan layanan cloud dengan fitur keamanan yang memadai.

Fase Pengembangan dan Pengujian (Development & Testing)

Ini adalah fase di mana prinsip keamanan diimplementasikan ke dalam kode. Integrasikan alat Static Application Security Testing (SAST) dan Dynamic Application Security Testing (DAST) ke dalam pipeline CI/CD. Lakukan pelatihan secure coding untuk developer. Sertakan skenario uji keamanan (penetration testing, uji otentikasi dan otorisasi) sebagai bagian dari test case wajib. Pastikan tidak ada kredensial atau kunci rahasia yang tersimpan di kode sumber (hardcoded).

Fase Peluncuran dan Operasi (Deployment & Operations)

Sebelum launch, lakukan review keamanan final dan sign-off. Pastikan konfigurasi infrastruktur (server, database, jaringan) mengikuti prinsip least privilege dan telah di-hardening. Siapkan prosedur respons insiden yang jelas: siapa yang harus dihubungi, langkah isolasi, dan komunikasi. Monitor log dan aktivitas mencurigakan secara terus-menerus. Proses deployment itu sendiri harus aman dan terotentikasi.

Fase Pemeliharaan dan Peningkatan (Maintenance & Evolution)

Setelah produk live, siklus manajemen risiko terus berjalan. Lakukan penilaian risiko secara berkala, terutama saat menambahkan fitur baru atau mengintegrasikan layanan pihak ketiga baru. Patuhi jadwal patch management untuk semua komponen perangkat lunak. Tinjau ulang akses kontrol secara berkala. Pelajari dari setiap insiden keamanan dan perbarui proses serta kontrol untuk mencegah terulangnya. Proses sertifikasi formal seperti sertifikasi sistem manajemen dapat menjadi tujuan untuk memvalidasi kedewasaan proses Anda.

Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Mengatasi Tantangan Umum dalam Penerapan

Perjalanan mengintegrasikan manajemen risiko ISO 27001 tentu tidak selalu mulus. Berikut beberapa kendala klasik dan solusinya.

Resistensi dari Tim Pengembang: "Ini Memperlambat Kami!"

Solusinya adalah dengan menunjukkan nilai dan efisiensi jangka panjang. Integrasikan alat dan proses keamanan secara mulus ke dalam workflow yang sudah ada, jangan menambahkan langkah administratif yang memberatkan. Tunjukkankan bagaimana automated security testing justru menghemat waktu debugging nanti. Jadikan keamanan sebagai enabler, bukan penghalang.

Keterbatasan Sumber Daya dan Keahlian

Tidak semua perusahaan memiliki CISO atau tim keamanan dedicated. Mulailah dengan hal-hal mendasar yang berdampak tinggi, seperti manajemen akses dan enkripsi data sensitif. Pertimbangkan untuk menggunakan jasa konsultan keamanan untuk assessment awal dan pelatihan. Tingkatkan kompetensi internal tim secara bertahap melalui pelatihan dan sertifikasi, misalnya dengan memanfaatkan program pengembangan kompetensi kerja yang tersedia.

Dokumentasi yang Terasa Birokratis

Dokumentasi dalam ISO 27001 bertujuan untuk memastikan konsistensi dan memberikan bukti. Buatlah dokumentasi yang ringkas dan relevan. Gunakan tools kolaborasi yang sudah digunakan tim (seperti Confluence, Notion) untuk mendokumentasikan kebijakan, prosedur, dan catatan risk assessment. Perlakukan dokumentasi sebagai living document, bukan sekadar arsip.

Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Kesimpulan: Keamanan sebagai Investasi, Bukan Biaya

Menerapkan prinsip manajemen risiko berbasis ISO 27001 dalam pengembangan produk adalah sebuah perjalanan transformasi budaya. Ini adalah komitmen untuk menjadikan keamanan informasi sebagai DNA dari setiap fitur yang Anda bangun. Dimulai dari identifikasi risiko di papan tulis saat brainstorming, diimplementasikan dalam setiap baris kode, hingga dipantau dalam setiap operasi produk. Hasilnya bukan hanya produk yang lebih tangguh terhadap ancaman siber, tetapi juga produk yang lebih berkualitas, tim yang lebih kompeten, kepercayaan pelanggan yang lebih tinggi, dan kepatuhan terhadap regulasi yang lebih mudah dicapai.

Jika Anda merasa kewalahan memulai atau ingin memastikan pendekatan Anda sudah sesuai dengan standar terbaik, mencari panduan dari ahli yang berpengalaman adalah langkah bijak. Gaivo Consulting memiliki expertise mendalam dalam membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia, dari startup hingga korporasi, untuk membangun dan mengintegrasikan kerangka kerja keamanan informasi yang efektif dan efisien, termasuk persiapan menuju sertifikasi ISO 27001. Kunjungi jakon.info untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana kami dapat mendampingi perjalanan transformasi keamanan digital bisnis Anda, menjadikan risiko sebagai sesuatu yang dikelola dengan baik, bukan ditakuti.

About the author
Christina Pasaribu Sebagai penulis artikel di duniatender.com

Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.

Online Sekarang Respon < 5 Menit Tersertifikasi 4.9/5 Rating 5000+ Klien Puas
konsultan duniatender.com
Online
Cut Hanti
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya
konsultan duniatender.com
Online
Novitasari
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Artikel Lainnya Terkait Menerapkan Prinsip Manajemen Risiko Berbasis ISO 27001 dalam Pengembangan Produk

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa</a>: Panduan Tender Lengkap - duniatender.com

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa: Panduan Tender Lengkap

Pengadaan barang dan jasa (PBJ) adalah motor penggerak ekonomi Indonesia, khusus...

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan - duniatender.com

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing