Christina Pasaribu
1 day agoPanduan lengkap tentang SKK Petugas Keselamatan Konstruksi
Pelajari semua yang perlu Anda ketahui tentang SKK Petugas Keselamatan Konstruksi, mulai dari definisi hingga persyaratan dan tanggung jawabnya.
Gambar Ilustrasi Panduan lengkap tentang SKK Petugas Keselamatan Konstruksi
Baca Juga:
Mengenal SKK Petugas Keselamatan Konstruksi: Penjaga Garda Terdepan di Proyek
Bayangkan sebuah proyek konstruksi gedung pencakar langit. Ratusan pekerja, mesin berat yang berdentum, material bertebaran, dan aktivitas yang kompleks berlangsung simultan. Di tengah hiruk-pikuk itu, ada satu sosok yang matanya tak pernah lelah mengawasi, pikirannya terus bekerja mencegah hal terburuk. Mereka adalah Petugas Keselamatan Konstruksi, dan "senjata" legal serta kompetensi mereka adalah Sertifikat Keahlian Kerja (SKK). Tanpa SKK ini, seorang petugas keselamatan bagaikan pilot tanpa izin terbang—penuh risiko. Fakta mengejutkan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menunjukkan bahwa mayoritas kecelakaan kerja konstruksi bersumber dari faktor manusia dan ketidakpatuhan prosedur, di mana peran pengawas K3 yang kompeten menjadi kunci pencegahannya. Artikel ini akan membongkar tuntas segala hal tentang SKK Petugas Keselamatan Konstruksi, panduan yang saya susun berdasarkan pengalaman langsung di lapangan dan riset mendalam regulasi terkini.
Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025
Apa Itu SKK Petugas Keselamatan Konstruksi?
Sebelum masuk lebih dalam, kita perlu pahami dulu "kartu identitas" profesional ini. SKK bukan sekadar lembaran kertas, melainkan bukti formal yang menyatakan seseorang telah memenuhi standar kompetensi minimum yang ditetapkan negara untuk menjalankan fungsi spesifik di bidang konstruksi.
Definisi dan Dasar Hukum yang Mengikat
Sertifikat Keahlian Kerja (SKK) Petugas Keselamatan Konstruksi adalah sertifikasi wajib bagi individu yang bertugas mengawasi penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di bidang jasa konstruksi. Dasar hukum utamanya adalah Peraturan Menteri PUPR No. 10 Tahun 2021 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi, serta turunannya yang mengatur kompetensi tenaga kerja konstruksi. Sertifikat ini diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang diakui oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Memegang SKK adalah bukti bahwa Anda bukan hanya memahami teori, tetapi juga diakui mampu menerapkan prinsip K3 di lingkungan proyek yang dinamis dan penuh tantangan.
Perbedaan SKK, Sertifikat K3 Umum, dan SKA/SKKU
Sering terjadi kerancuan antara berbagai sertifikat di dunia konstruksi. Mari kita klarifikasi. SKK ini spesifik untuk posisi "Petugas Keselamatan Konstruksi". Sementara sertifikat pelatihan K3 umum (seperti Ahli K3 Umum dari Kemnaker) lebih bersifat knowledge-based. Lalu, ada SKA (Sertifikat Keahlian) dan SKKU (Sertifikat Keterampilan) yang juga diatur PUPR, tetapi itu untuk klasifikasi usaha jasa konstruksi (untuk badan usaha), bukan untuk individu pelaksana lapangan. Jadi, seorang Petugas Keselamatan di proyek wajib punya SKK ini, bukan sekadar sertifikat pelatihan biasa. Untuk memastikan validitas LSP penerbit, Anda bisa mengeceknya melalui situs resmi BNSP.
Struktur dan Masa Berlaku SKK
SKK Petugas Keselamatan Konstruksi biasanya memiliki masa berlaku 5 (lima) tahun. Setelah periode tersebut, pemegang sertifikat wajib melakukan pembaruan (renewal) melalui mekanisme yang ditetapkan, seringkali berupa pelatihan penyegaran atau penilaian kembali. Sertifikat fisik mencantumkan nama pemegang, nomor registrasi unik, bidang keahlian (dalam hal ini Keselamatan Konstruksi), nama LSP penerbit, dan tanda tangan pihak berwenang. Nomor ini dapat diverifikasi keabsahannya secara online melalui sistem yang disediakan LSP atau asosiasi terkait.
Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender
Mengapa SKK Ini Sangat Krusial untuk Keselamatan Proyek?
Alasan wajibnya SKK ini bukanlah sekadar formalitas birokrasi. Ada urgensi nyata di baliknya yang menyangkut nyawa manusia, keberlangsungan proyek, dan reputasi perusahaan.
Mematuhi Regulasi dan Menghindari Sanksi
Dalam pengalaman saya mengawasi berbagai proyek, kehadiran Petugas Keselamatan yang bersertifikat resmi adalah salah satu poin pertama yang diperiksa oleh pengawas dari dinas terkait atau owner. Proyek yang ketahuan tidak memiliki petugas dengan SKK yang valid dapat terkena sanksi administratif berat, mulai dari teguran, denda, penghentian sementara pekerjaan, hingga yang terparah: pencabutan izin usaha. Ini adalah risiko operasional dan finansial yang sangat besar. Regulasi seperti UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi dengan tegas menekankan kewajiban penyedia jasa untuk mempekerjakan tenaga kerja yang kompeten, dan SKK adalah bukti nyata kompetensi tersebut.
Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja Fatal
Data dari BPJS Ketenagakerjaan menunjukkan bahwa sektor konstruksi masih menyumbang angka kecelakaan kerja yang signifikan. Banyak dari insiden ini sebenarnya dapat dicegah (preventable accidents). Seorang Petugas Keselamatan dengan SKK telah melalui pelatihan yang mengajarkan risk assessment yang komprehensif, identifikasi bahaya (hazard identification), dan prosedur tanggap darurat. Mereka bukan hanya "polisi proyek", tapi lebih sebagai problem solver yang proaktif. Kemampuan mereka dalam menyusun Job Safety Analysis (JSA) atau menilai metode kerja aman untuk pekerjaan di ketinggian (working at height) adalah contoh konkret kontribusi yang langsung berdampak pada keselamatan nyawa.
Membangun Budaya Safety yang Berkelanjutan
Lebih dari sekadar penjaga aturan, Petugas Keselamatan bersertifikat berperan sebagai agent of change dalam membangun safety culture. Mereka melakukan safety induction untuk pekerja baru, mengadakan toolbox meeting rutin, dan menjadi penghubung antara manajemen dan pekerja lapangan terkait isu K3. Dengan pendekatan yang tepat—yang dipelajari dalam proses sertifikasi—mereka dapat mengubah pola pikir pekerja dari "patuh karena takut dihukum" menjadi "tanggap karena paham risikonya". Budaya ini adalah aset tak ternilai bagi perusahaan yang ingin beroperasi secara sustainable dan menjaga reputasinya di mata klien dan masyarakat.
Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender
Bagaimana Cara Mendapatkan SKK Petugas Keselamatan Konstruksi?
Proses mendapatkan SKK ini terstruktur dan membutuhkan komitmen. Berikut adalah peta jalan (roadmap) yang saya rangkum berdasarkan panduan resmi dan pengamatan langsung terhadap rekan-rekan yang telah sukses mengikutinya.
Persyaratan Umum dan Administratif
Calon peserta harus memenuhi kriteria dasar sebelum mendaftar program sertifikasi. Persyaratan ini umumnya meliputi:
- Memiliki pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat (beberapa LSP mungkin mensyaratkan relevansi jurusan).
- Memiliki pengalaman kerja di bidang konstruksi minimal 2-3 tahun, dengan rekomendasi dari perusahaan.
- Sudah mengikuti pelatihan dasar K3 Konstruksi yang diakui (sebagai prasyarat pengetahuan).
- Menyiapkan dokumen seperti fotokopi ijazah, KTP, pas foto, CV, dan surat pengalaman kerja.
Tahapan Proses Sertifikasi yang Harus Dilalui
Proses inti untuk meraih SKK mengikuti skema competency-based assessment. Tahapannya tidak melulu ujian tertulis, tetapi lebih pada pembuktian kemampuan.
- Pendaftaran dan Seleksi Administrasi: Mengirimkan berkas ke LSP penyelenggara yang memiliki skema sertifikasi untuk Keselamatan Konstruksi.
- Asesmen Pengetahuan (Knowledge Assessment): Biasanya berupa ujian tertulis atau komputer untuk menguji pemahaman teori regulasi K3, identifikasi bahaya, dan manajemen risiko.
- Asesmen Keterampilan (Skill Assessment): Ini bagian paling menantang. Anda akan diuji simulasi di lapangan atau di kelas praktik. Contohnya: memeriksa peralatan pelindung diri, melakukan inspeksi area kerja, atau menyusun laporan insiden. Asesor akan mengamati langsung pendekatan dan teknik Anda.
- Asesmen Sikap Kerja (Attitude Assessment): Dinamika wawancara atau observasi untuk menilai kesiapan Anda dalam berkomunikasi, mengambil keputusan di bawah tekanan, dan etika profesional sebagai petugas keselamatan.
Memilih Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang Tepat
Pemilihan LSP adalah langkah kritis. Pastikan LSP tersebut terakreditasi oleh BNSP untuk skema "Keselamatan Konstruksi" atau sejenisnya. LSP yang kredibel biasanya dikelola oleh asosiasi profesi konstruksi ternama atau lembaga pelatihan yang sudah mapan. Cek track record-nya, tanyakan tentang profil asesornya (apakah praktisi berpengalaman), dan tinjau fasilitas praktik yang disediakan. Jangan tergiur harga murah jika proses dan kualitas asesmennya dipertanyakan. Keabsahan sertifikat Anda di kemudian hari sangat bergantung pada kredibilitas LSP penerbit. Anda dapat mencari informasi LSP terpercaya melalui jaringan LSP Konstruksi yang telah beroperasi secara nasional.
Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Tanggung Jawab dan Peran Petugas Bersertifikat di Lapangan
Setelah SKK di tangan, tanggung jawab besar pun dimulai. Peran ini multidimensi dan menjadi ujung tombak sistem manajemen K3 perusahaan.
Melakukan Inspeksi dan Pengawasan Rutin
Ini adalah aktivitas harian (daily bread) seorang Petugas Keselamatan. Mereka harus memiliki checklist inspeksi yang komprehensif, mencakup kondisi perancah (scaffolding), instalasi listrik sementara, kelayakan alat berat, penggunaan Personal Protective Equipment (PPE), dan tata letak material. Mereka bukan mencari kesalahan, tetapi mencari celah potensi bahaya (potential hazard) sebelum itu menjadi insiden. Laporan inspeksi harus detail, objektif, dan disampaikan kepada pihak yang berwenang untuk ditindaklanjuti, misalnya kepada Site Manager atau Project Manager.
Menyusun dan Melaksanakan Program K3 Proyek
Di level yang lebih strategis, Petugas Keselamatan sering kali dilibatkan dalam penyusunan Program K3 Proyek (Site Safety Plan). Mereka berkontribusi dalam menentukan target zero accident, merancang prosedur kerja aman (Safe Work Procedure/SWP) untuk aktivitas berisiko tinggi, dan merencanakan simulasi tanggap darurat. Mereka juga yang memastikan program tersebut tidak hanya jadi dokumen di rak, tetapi dijalankan dan dipahami oleh semua level pekerja, dari mandor hingga tukang. Untuk mendukung penyusunan dokumen K3 yang solid, seringkali diperlukan referensi dan template yang tepat, yang bisa didapatkan dari sumber-sumber terpercaya di industri.
Penanganan Kecelakaan dan Investigasi Insiden
Jika terjadi insiden, sekecil apapun (near miss), peran Petugas Keselamatan menjadi sentral. Mereka harus sigap dalam first response dan evakuasi. Selanjutnya, mereka memimpin atau terlibat aktif dalam investigasi akar penyebab (root cause analysis). Tujuannya bukan mencari kambing hitam, tetapi menemukan system failure yang menyebabkan insiden, lalu merekomendasikan tindakan korektif dan pencegahan agar tidak terulang. Kemampuan analitis dan komunikasi yang baik sangat diuji di tahap ini.
Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Tips Menjaga Kompetensi dan Mengembangkan Karir Setelah Memiliki SKK
Memegang SKK adalah awal perjalanan, bukan garis finis. Dunia konstruksi dan regulasi K3 terus berkembang, menuntut lifelong learning.
Pembaruan Sertifikat dan Pelatihan Berkelanjutan
Ingat, SKK memiliki masa berlaku. Jangan sampai terlambat melakukan renewal. Ikutilah pelatihan penyegaran atau seminar-seminar terkait update regulasi terbaru, seperti perubahan dalam Peraturan Menteri PUPR atau standar nasional. Ikuti juga pelatihan spesifik seperti K3 Pesawat Angkat Angkut, K3 Listrik, atau Confined Space Safety untuk memperkaya portofolio kompetensi Anda. Pengetahuan tentang sistem perizinan konstruksi modern seperti OSS RBA juga menjadi nilai tambah.
Jalur Pengembangan Karir di Bidang K3 Konstruksi
Dengan SKK Petugas Keselamatan sebagai fondasi, karir Anda bisa melesat. Pengalaman lapangan yang dikumpulkan dapat membawa Anda ke posisi yang lebih tinggi seperti Ahli K3 Konstruksi, Site Safety Supervisor, hingga HSE Manager. Untuk naik level, Anda mungkin perlu mengikuti sertifikasi level ahli yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Ahli K3 yang diakui. Selain itu, membangun jaringan di asosiasi profesi seperti Dewan Keselamatan Konstruksi (DKK) atau asosiasi kontraktor dapat membuka peluang baru.
Membangun Mindset Proaktif dan Komunikatif
Kesuksesan seorang Petugas Keselamatan tidak hanya diukur dari seberapa tegas ia menegur, tetapi dari seberapa efektif ia menginspirasi dan berkolaborasi. Kembangkan soft skill seperti komunikasi persuasif, negosiasi, dan problem solving. Jadilah sumber solusi, bukan hanya pencari masalah. Bangun hubungan saling percaya dengan pekerja lapangan; dengankan keluhan dan usulan mereka. Petugas Keselamatan yang dihormati karena kompetensi dan sikapnya akan jauh lebih efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Baca Juga: Product Sourcing Adalah Kunci Menang Tender: Panduan Lengkap
Kesimpulan: SKK Bukan Formalitas, Tapi Komitmen Nyata
Mendapatkan dan mempertahankan SKK Petugas Keselamatan Konstruksi adalah investasi berharga—bagi diri sendiri, bagi perusahaan, dan yang terpenting, bagi keselamatan setiap orang di lokasi proyek. Ini adalah simbol komitmen nyata terhadap prinsip zero harm dan profesionalisme di industri konstruksi Indonesia yang terus bertumbuh. Dari pemaparan di atas, jelas bahwa perjalanan menjadi petugas
About the author
Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.
Cut Hanti
Novitasari
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Artikel Lainnya Terkait Panduan lengkap tentang SKK Petugas Keselamatan Konstruksi
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing