Penulis artikel Perbedaan Sertifikat Keahlian SKA dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi SKK LPJK - duniatender.com
Christina Pasaribu
1 day ago

Perbedaan Sertifikat Keahlian SKA dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi SKK LPJK

Pelajari perbedaan antara Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi (SKK) LPJK. Temukan informasi tentang pengertian, perbedaan utama, dan manfaat dari kedua sertifikat ini dalam industri konstruksi.

Perbedaan Sertifikat Keahlian SKA dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi SKK LPJK Perbedaan Sertifikat Keahlian SKA dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi SKK LPJK

Gambar Ilustrasi Perbedaan Sertifikat Keahlian SKA dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi SKK LPJK

Baca Juga:

Mengurai Dualisme Sertifikasi: SKA vs. SKK LPJK

Bayangkan Anda seorang kontraktor berpengalaman, siap mengajukan penawaran untuk proyek besar. Semua dokumen lengkap, namun tiba-tiba panitia tender menolak karena kualifikasi tenaga ahli Anda "tidak sesuai". Bukan karena pengalaman yang kurang, tapi karena salah memilih jenis sertifikat. Dalam dunia konstruksi Indonesia, dua dokumen ini—Sertifikat Keahlian (SKA) dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi (SKK) LPJK—sering menjadi sumber kebingungan yang mahal. Faktanya, berdasarkan data dari Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK), ribuan tenaga profesional masih keliru dalam memahami perbedaan mendasar dan aplikasi praktis dari kedua sertifikasi ini. Padahal, kesalahan kecil ini bisa berujung pada gagal tender, penundaan proyek, bahkan sanksi administratif. Mari kita kupas tuntas dualisme ini agar karir dan bisnis konstruksi Anda tidak tersandung hal teknis yang sebenarnya bisa diantisipasi.

Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025

Apa Sebenarnya SKA dan SKK LPJK Itu?

Sebelum membedah perbedaannya, kita perlu memahami esensi dari masing-masing sertifikat. Keduanya adalah bukti pengakuan, namun dengan landasan, penerbit, dan filosofi yang berbeda.

Mengenal Sertifikat Keahlian (SKA)

Sertifikat Keahlian atau yang biasa disingkat SKA adalah dokumen pengakuan terhadap keahlian seseorang di bidang jasa konstruksi yang diterbitkan oleh asosiasi profesi. Misalnya, untuk ahli struktur, sertifikatnya diterbitkan oleh Ikatan Ahli Konstruksi Indonesia (IAKI) atau Ikatan Arsitek Indonesia (IAI). SKA lahir dari ekosistem keanggotaan asosiasi. Artinya, untuk mendapatkannya, Anda biasanya harus menjadi anggota asosiasi terkait terlebih dahulu. Sertifikasi ini lebih menekankan pada pengalaman praktik dan pengetahuan teknis yang mendalam di bidang spesifik, seperti ahli mekanikal, elektrikal, atau tata ruang. Masa berlaku SKA umumnya terbatas dan perlu diperpanjang dengan memenuhi persyaratan pengembangan profesi berkelanjutan.

Memahami Sertifikat Kompetensi Konstruksi (SKK) LPJK

Sementara itu, Sertifikat Kompetensi Konstruksi (SKK) adalah bukti pengakuan bahwa seseorang telah memenuhi standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) di bidang jasa konstruksi. Penerbit utamanya adalah LPJK atau Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang ditunjuk. Berbeda dengan SKA yang berorientasi asosiasi, SKK berlandaskan pada kerangka kualifikasi nasional. Proses mendapatkannya pun melalui uji kompetensi yang terstandar, yang bisa mencakup ujian tertulis, praktik, dan wawancara. SKK lebih terstruktur dalam leveling-nya, mulai dari Teknisi, Madya, hingga Utama, yang jelas menggambarkan jenjang kemampuan seseorang. Dalam konteks regulasi pemerintah, terutama sejak terbitnya Peraturan Pemerintah No. 14 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi, posisi SKK semakin menguat.

Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender

Mengapa Memahami Perbedaan Ini Sangat Krusial?

Menganggap remeh perbedaan SKA dan SKK bukanlah kesalahan biasa. Ini adalah kesalahan strategis yang berdampak langsung pada legalitas, kelancaran operasional, dan pertumbuhan bisnis Anda di industri konstruksi.

Dampak pada Legalitas dan Kualifikasi Perusahaan

Ini adalah jantung permasalahannya. Untuk keperluan perizinan usaha konstruksi, seperti mendapatkan SBU (Sertifikat Badan Usaha) atau meningkatkan kualifikasi kelas perusahaan, sertifikat yang menjadi syarat utama adalah SKK LPJK. Regulasi secara eksplisit mensyaratkan tenaga kerja inti yang memiliki sertifikat kompetensi. Penggunaan SKA saja seringkali tidak cukup dan tidak diakui dalam proses verifikasi administrasi di sistem OSS RBA. Saya pernah mendampingi klien yang hampir gagal upgrade kelas SBU-nya karena seluruh tenaga ahlinya hanya bermodalkan SKA. Setelah melalui proses alignment dan uji kompetensi untuk mendapatkan SKK, barulah persyaratan administrasi terpenuhi. Pengalaman ini menunjukkan betapa krusialnya pemahaman yang tepat.

Pengaruh dalam Dunia Tender dan Proyek Pemerintah

Panitia tender, khususnya untuk proyek pemerintah, semakin ketat dalam menilai kelengkapan dan kesesuaian sertifikasi. Dokumen lelang seringkali dengan jelas mencantumkan: "Tenaga Ahli harus memiliki Sertifikat Kompetensi (SKK) sesuai bidang". Jika Anda mengajukan SKA, besar kemungkinan penawaran Anda dinyatakan non-responsive sejak tahap administrasi. Hal ini sejalan dengan semangat merit system dan peningkatan mutu konstruksi nasional. Memiliki SKK memberikan trustworthiness yang lebih tinggi di mata pemilik proyek karena proses mendapatkannya yang terukur dan teruji secara nasional.

Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender

Perbedaan Mendasar Antara SKA dan SKK LPJK

Untuk memudahkan pemahaman, mari kita lihat perbedaan keduanya dari berbagai sudut pandang kunci.

Dasar Hukum dan Lembaga Penerbit

SKA diterbitkan oleh asosiasi profesi (seperti IAI, IATPI, PII) berdasarkan anggaran dasar dan rumah tangga asosiasi. Landasan hukumnya bersifat keorganisasian. Sementara SKK diterbitkan oleh LPJK atau LSP Konstruksi yang mendapat lisensi dari LPJK, dengan dasar hukum utama Undang-Undang Jasa Konstruksi dan turunannya. Penerbitan SKK merupakan implementasi dari Sistem Standardisasi dan Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional yang diatur Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Perbedaan sumber penerbit ini menentukan validitas dan pengakuannya dalam ranah formal.

Proses dan Mekanisme Perolehan

Perolehan SKA biasanya melalui penilaian portofolio (pengalaman proyek, pendidikan, pelatihan) dan rekomendasi dari senior di asosiasi. Prosesnya lebih subjektif dan bergantung pada kebijakan internal asosiasi. Sebaliknya, untuk mendapatkan SKK, Anda harus melalui tahapan yang terstandar:

  • Pendaftaran dan verifikasi persyaratan administratif.
  • Pelatihan atau pembekalan (jika diperlukan).
  • Uji Kompetensi yang meliputi aspek pengetahuan (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap kerja (attitude).
  • Penilaian oleh asesor kompetensi yang bersertifikat.
  • Penerbitan sertifikat oleh LPJK/LSP jika lulus.
Proses ini menjamin bahwa setiap pemegang SKK telah melalui pengukuran kemampuan yang sama.

Masa Berlaku dan Skema Pembaruan

SKA umumnya memiliki masa berlaku tertentu (misalnya 3 atau 5 tahun) dan untuk memperpanjangnya, Anda diwajibkan mengumpulkan Satuan Kredit Profesi (SKP) melalui kegiatan seminar, pelatihan, atau penulisan karya ilmiah yang diakui asosiasi. Di sisi lain, SKK LPJK juga memiliki masa berlaku (biasanya 5 tahun). Pembaruannya (recertification) dilakukan dengan mengikuti uji kompetensi ulang atau mengumpulkan bukti pengembangan kompetensi yang terstruktur. Skema ini memastikan tenaga profesional terus mengikuti perkembangan standar dan teknologi terkini.

Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Bagaimana Memilih yang Tepat untuk Kebutuhan Anda?

Jangan terjebak pada pilihan biner. Jawabannya seringkali: Anda mungkin membutuhkan keduanya, tergantung pada tujuan strategis Anda.

Analisis Kebutuhan Berdasarkan Peran dan Profesi

Jika Anda adalah seorang profesional yang ingin diakui dalam komunitas keahlian tertentu, membangun jaringan, dan mengadvokasi kepentingan profesi, maka keanggotaan asosiasi dan perolehan SKA adalah langkah yang tepat. Namun, jika tujuan utama Anda adalah memenuhi persyaratan hukum untuk izin usaha konstruksi (Izin Usaha Konstruksi atau SBU), mengikuti tender, atau membuktikan kompetensi secara nasional, maka SKK adalah suatu keharusan. Banyak profesional senior yang akhirnya memiliki kedua sertifikat ini: SKA untuk pengakuan sejawat dan pengembangan profesi, serta SKK untuk kepatuhan regulasi dan ekspansi bisnis.

Langkah Strategis Meraih Sertifikasi yang Diakui

Pertama, identifikasi bidang keahlian Anda sesuai Klasifikasi Baku Lapangan Usaha (KBLI) dan skema sertifikasi kompetensi yang tersedia di LPJK. Kedua, persiapkan dokumen pendukung seperti ijazah, CV pengalaman proyek, dan sertifikat pelatihan terkait. Ketiga, ikuti pelatihan teknis atau coaching clinic uji kompetensi jika merasa perlu refreshing. Keempat, daftarkan diri ke Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Konstruksi yang terakreditasi untuk mengikuti uji kompetensi. Proses ini membutuhkan komitmen, tetapi hasilnya akan membuka banyak pintu peluang.

Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek

Masa Depan Sertifikasi Profesi Konstruksi di Indonesia

Industri konstruksi Indonesia sedang bergerak menuju era digitalisasi dan peningkatan mutu yang masif. Tren ini akan sangat mempengaruhi lanskap sertifikasi.

Konvergensi dan Saling Melengkapi

Kedepannya, kita akan melihat semakin banyak skema mutual recognition antara sertifikat asosiasi (SKA) dan sertifikat kompetensi (SKK). Beberapa asosiasi sudah mulai berkolaborasi dengan LPJK untuk menyelaraskan kurikulum dan standar. Esensinya, baik SKA maupun SKK sama-sama berjuang untuk meningkatkan kualitas SDM konstruksi. Yang satu dari pendekatan profesi, yang lain dari pendekatan kerangka nasional. Pemahaman yang komprehensif terhadap keduanya justru akan membuat posisi Anda sebagai profesional semakin kuat dan future-proof.

Meningkatkan Daya Saing di Era Disrupsi

Memiliki sertifikat, baik SKA maupun SKK, bukan lagi sekadar formalitas. Ini adalah bukti komitmen Anda terhadap profesionalisme dan pembelajaran sepanjang hayat. Di tengah maraknya proyek infrastruktur dan persaingan global, sertifikasi yang diakui secara nasional (SKK) menjadi differentiator yang krusial. Ini menunjukkan bahwa Anda bukan hanya berpengalaman, tetapi juga kompeten sesuai standar yang ditetapkan negara.

Baca Juga: Product Sourcing Adalah Kunci Menang Tender: Panduan Lengkap

Kesimpulan dan Langkah Awal Anda

Jadi, mana yang lebih penting? Jawabannya tergantung konteks. SKA adalah pengakuan dari komunitas profesi Anda, sementara SKK LPJK adalah pengakuan resmi negara atas kompetensi Anda yang terukur. Untuk kelangsungan bisnis konstruksi di Indonesia yang taat regulasi, fokus utama Anda haruslah pada perolehan Sertifikat Kompetensi Konstruksi (SKK). SKA dapat menjadi pelengkap yang memperkaya jejaring dan wawasan keahlian.

Jangan biarkan kebingungan tentang sertifikasi menghambat pertumbuhan usaha Anda. Mulailah dengan mengevaluasi kualifikasi tenaga inti Anda dan bandingkan dengan persyaratan untuk meningkatkan kelas SBU atau mengikuti tender yang Anda targetkan. Jika Anda membutuhkan konsultasi lebih lanjut mengenai proses perolehan SKK, persiapan uji kompetensi, atau pengurusan sertifikasi badan usaha lainnya, tim ahli kami siap membantu. Kunjungi jakon.info untuk mendapatkan panduan yang lebih personal dan solusi terpadu membangun bisnis konstruksi yang kuat, legal, dan kompetitif. Wujudkan proyek Anda dengan fondasi SDM yang tersertifikasi dan diakui secara nasional.

About the author
Christina Pasaribu Sebagai penulis artikel di duniatender.com

Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.

Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.

Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi

Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.

Online Sekarang Respon < 5 Menit Tersertifikasi 4.9/5 Rating 5000+ Klien Puas
konsultan duniatender.com
Online
Cut Hanti
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya
konsultan duniatender.com
Online
Novitasari
Konsultan Tender
Respon Cepat | Tersertifikasi
4.9 (892+ review)
Konsultasi Gratis & Terpercaya

Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami

Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.

Artikel Lainnya Terkait Perbedaan Sertifikat Keahlian SKA dan Sertifikat Kompetensi Konstruksi SKK LPJK

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa</a>: Panduan Tender Lengkap - duniatender.com

Strategi Menang: Contoh Pengadaan Barang dan Jasa: Panduan Tender Lengkap

Pengadaan barang dan jasa (PBJ) adalah motor penggerak ekonomi Indonesia, khusus...

Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik

Proses SKK Konstruksi cepat dan memuaskan - duniatender.com

Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:

  • Konsultan atau Kontraktor
  • Spesialis atau Umum
  • Kecil, Besar atau Menengah
  • Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
  • Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.

Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha

SBUJK Jasa Konstruksi

Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.

Pelajari Lebih Lanjut

SBUJPTL

Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.

Pelajari Lebih Lanjut

SKK Konstruksi

Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.

Pelajari Lebih Lanjut

Bantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN

Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 9001

Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 14001

Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 27001

Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 37001

Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.

Pelajari Lebih Lanjut

Sertifikat ISO 45001

Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.

Pelajari Lebih Lanjut

Bagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?

  • 01. Business Goal

    Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.

    • Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
    • Kapan akan mengikuti tender
    • Tender apa yang akan diikuti
  • 02. Review kebutuhan teknis

    • Data penjualan tahunan;
    • Data kemampuan keuangan/nilai aset;
    • Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
    • Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
    • Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
    • Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
  • 03. Tenaga Ahli & Peralatan

    Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi

    Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan

    Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)

  • 04. Proses SBU

    SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR

    • BUJK Nasional
    • BUJK PMA
    • BUJK Asing