Christina Pasaribu
1 day agoTugas Kerja Camat
Jelajahi dunia tugas kerja Camat dan rasakan tantangan serta tanggung jawab yang melekat. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara mendalam peran Camat, pekerjaan yang harus diemban, serta tantangan unik yang dihadapi. Temukan wawasan yang mendalam tentang dunia penuh warna ini dan persiapkan diri Anda untuk menjalani peran Camat dengan penuh dedikasi.
Gambar Ilustrasi Tugas Kerja Camat
Baca Juga:
Mengintip Dunia di Balik Meja Camat: Lebih dari Sekadar Stempel dan Surat
Bayangkan sebuah posisi di mana Anda adalah ujung tombak pemerintahan, berhadapan langsung dengan denyut nadi masyarakat, mengelola anggaran miliaran rupiah, sekaligus menjadi penengah dalam konflik warisan keluarga. Inilah dunia seorang Camat. Bagi banyak orang, Camat mungkin hanya dikenal sebagai pejabat yang menandatangani surat pengantar atau menghadiri acara seremonial. Namun, realitasnya jauh lebih kompleks dan menantang. Sebagai seorang yang telah lama berkecimpung dalam konsultasi tata kelola pemerintahan daerah, saya menyaksikan langsung bagaimana peran Camat telah berevolusi dari sekadar administrator menjadi problem solver, community leader, dan motor penggerak pembangunan di tingkat kecamatan.
Fakta yang mungkin mengejutkan: berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, seorang Camat rata-rata menangani urusan administratif untuk populasi 50.000 hingga 150.000 jiwa, dengan variasi anggaran yang sangat tergantung pada kinerja dan proposal yang diajukan. Mereka adalah garda terdepan dalam menekan angka stunting, mengawal realisasi dana desa triliunan rupiah, dan menjaga ketertiban di tengah dinamika sosial yang kian kompleks. Artikel ini akan membawa Anda menyelami lebih dalam tugas kerja Camat, mengurai bukan hanya daftar kewajiban formal, tetapi juga narasi pengalaman, tantangan tak terduga, dan seni memimpin di tingkat akar rumput.
Baca Juga: Cara Ikut Lelang LPSE: Panduan Strategis Menang Tender 2025
Memahami Posisi Strategis Camat dalam Pemerintahan
Sebelum menyelami tugas-tugasnya, penting untuk memetakan di mana posisi Camat berada dalam struktur birokrasi kita. Camat bukanlah kepala daerah, tetapi perpanjangan tangan yang vital dari Bupati atau Walikota.
Kedudukan Camat: Perangkat Daerah atau Pejabat Negara?
Secara hukum, Camat adalah Perangkat Daerah Kabupaten/Kota yang berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati/Walikota melalui Sekretaris Daerah. Ini berarti Camat adalah seorang pejabat karir yang diangkat dan diberhentikan oleh Bupati/Walikota. Dalam praktiknya, meski secara administratif berada di bawah Sekda, Camat memiliki jalur komunikasi dan pertanggungjawaban langsung kepada kepala daerah, terutama untuk urusan-urusan strategis di wilayahnya. Posisi ini menjadikannya sangat unik: memiliki kewenangan yang cukup besar di wilayahnya, tetapi harus selaras sepenuhnya dengan visi dan misi pemimpin daerah.
Hubungan Simbiosis dengan Desa dan Kelurahan
Di satu sisi, Camat membina Kepala Desa yang dipilih langsung oleh rakyat. Di sisi lain, Camat membina Lurah yang merupakan pejabat karir seperti dirinya. Dinamika ini membutuhkan kecerdasan politik dan kepekaan sosial yang tinggi. Pengalaman saya mendampingi beberapa daerah menunjukkan, Camat yang sukses adalah yang mampu menjadi jembatan yang efektif antara kebijakan top-down dari pemerintah daerah dengan aspirasi bottom-up dari desa/kelurahan. Mereka harus mampu menerjemahkan program daerah menjadi aksi nyata yang kontekstual, sekaligus menyaring dan mengangkat masalah lokal ke tingkat yang lebih tinggi.
Misalnya, dalam pengelolaan Dana Desa, Camat memiliki peran krusial sebagai fasilitator dan pengawas. Bukan hanya memastikan administrasi berjalan, tetapi juga mendorong agar penggunaan dana tersebut tepat sasaran, berkelanjutan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Seringkali, Camat perlu turun tangan mendamaikan perselisihan antar-desa mengenai batas wilayah atau akses sumber daya yang dibiayai dana desa.
Baca Juga: Kontrak Pengadaan Barang: Panduan Lengkap dan Strategi Tender
Mengurai Spesifikasi Tugas dan Tanggung Jawab Camat
Tugas seorang Camat sangatlah multidimensi, mencakup pemerintahan, pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan ketenteraman. Berikut adalah penjabaran tugas intinya.
Fungsi Pemerintahan: Menjaga Roda Birokrasi Berjalan
Ini adalah fungsi klasik namun tetap menjadi tulang punggung. Camat bertanggung jawab atas penyelenggaraan pemerintahan di wilayahnya. Cakupannya luas, mulai dari mengoordinasikan penyusunan perencanaan pembangunan kecamatan, memimpin penyelenggaraan urusan otonomi daerah yang didelegasikan, hingga mengawasi pelaksanaan tugas perangkat kecamatan. Setiap hari, meja Camat dipenuhi dengan beragam surat, laporan, dan dokumen yang membutuhkan pertimbangan dan keputusan. Dari rekomendasi izin keramaian, pengesahan daftar pemilih, hingga laporan pertanggungjawaban Bendahara.
Dalam konteks pelayanan publik, peran Camat kini semakin dituntut untuk adaptif. Dengan maraknya layanan digital seperti OSS RBA untuk perizinan berusaha, Camat dan jajarannya harus mampu memberikan panduan kepada masyarakat dan pelaku usaha yang masih gagap teknologi, memastikan tidak ada kesenjangan digital yang menghambat layanan.
Fungsi Pembangunan: Dari Perencanaan hingga Pengawasan
Camat adalah manajer pembangunan di tingkat kecamatan. Ia bertugas mengoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan di wilayahnya. Ini berarti ia harus duduk bersama dengan para Kepala Desa, Lurah, camat, dan tokoh masyarakat untuk menyusun prioritas pembangunan. Kemampuan analisis data menjadi kunci, misalnya dengan memetakan desa/kelurahan rawan stunting, daerah yang membutuhkan infrastruktur dasar, atau potensi ekonomi unggulan yang bisa dikembangkan.
Pengawasan proyek fisik, baik yang menggunakan APBD maupun dana desa, juga menjadi tanggung jawabnya. Di sinilah integritas dan keberanian diuji. Saya pernah mendapati kasus di mana seorang Camat harus berhadapan dengan kontraktor nakal dan tekanan dari oknum tertentu untuk meloloskan pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi. Camat yang baik akan bersikap tegas, didukung oleh pemahaman teknis yang memadai tentang standar konstruksi. Untuk mendukung hal ini, pemahaman terhadap regulasi seperti Sertifikat Badan Usaha (SBU) dan standar kompetensi kerja di sektor konstruksi bisa menjadi nilai tambah yang signifikan bagi seorang Camat dalam mengawal kualitas pembangunan.
Fungsi Pemberdayaan Masyarakat: Membangun dari Akar Rumput
Tugas ini mungkin yang paling menantang sekaligus paling memuaskan. Camat dituntut bukan hanya memerintah, tetapi memberdayakan. Ia harus mampu menggerakkan partisipasi masyarakat, membina lembaga kemasyarakatan seperti PKK, Karang Taruna, dan RT/RW, serta menumbuhkan ekonomi kerakyatan. Program seperti pelatihan kewirausahaan, sekolah lapang bagi petani, atau pendampingan UMKM membutuhkan komitmen dan pendekatan yang humanis.
Pengalaman langsung menunjukkan, keberhasilan pemberdayaan seringkali ditentukan oleh kemampuan Camat membangun trust dengan masyarakat. Bukan dengan pidato di atas panggung, tetapi dengan kehadiran di tengah mereka, mendengar keluh kesah, dan bersama-sama mencari solusi. Misalnya, di tengah pandemi, banyak Camat yang inisiatif menggalang jejaring dengan pelaku usaha lokal untuk membentuk pasar daring atau sistem distribusi logistik warga.
Fungsi Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum)
Di pundak Camat juga dibebankan tugas menjaga kondusifitas wilayah. Ia mengoordinasikan forum kordinasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) yang beranggotakan Kapolsek, Danramil, dan pimpinan instansi vertikal. Setiap potensi konflik, baik sosial, politik, atau agama, harus diantisipasi dan ditangani dengan cepat dan bijaksana. Mulai dari sengketa tanah, demonstrasi, hingga penanganan bencana alam, Camat harus berada di garis depan sebagai penanggung jawab awal.
Keterampilan mediasi dan negosiasi sangat dibutuhkan di sini. Saya teringat pada seorang Camat di daerah yang berhasil meredakan ketegangan antar-kelompok dengan mengadakan pertemuan tidak formal di kediamannya, membangun dialog dari hati ke hati, alih-alih hanya mengandalkan pendekatan komando dan formalitas.
Baca Juga: Maksud Pengadaan Barang dan Jasa: Strategi Menang Tender
Menghadapi Tantangan Kontemporer dalam Kerja Camat
Lingkungan strategis yang berubah cepat menempatkan Camat pada tantangan baru yang tidak terbayangkan sebelumnya.
Tantangan Digital dan Disrupsi Informasi
Ledakan informasi dan media sosial telah mengubah lanskap komunikasi pemerintahan. Sebuah isu kecil di tingkat RT bisa viral dan menjadi tekanan nasional dalam hitungan jam. Camat kini harus melek digital, tidak hanya sekadar memiliki akun media sosial, tetapi mampu berkomunikasi efektif di ruang digital, melawan hoaks, dan memanfaatkan platform digital untuk pelayanan dan sosialisasi kebijakan. Tantangannya dua arah: mengedukasi masyarakat yang masih analog, sekaligus beradaptasi dengan tuntutan generasi milenial yang menginginkan segala sesuatu serba cepat dan digital.
Tekanan Politik dan Harapan Masyarakat yang Tinggi
Sebagai jabatan yang diangkat oleh kepala daerah, Camat rentan terhadap dinamika politik lokal. Menjaga netralitas dan profesionalisme di tengah kepentingan politik yang beragam adalah seni tersendiri. Di saat yang sama, masyarakat kini semakin kritis dan menuntut transparansi serta akuntabilitas. Program yang tidak tepat sasaran atau lambatnya penanganan keluhan bisa dengan mudah berujung pada protes dan ketidakpercayaan. Camat harus mampu membuktikan bahwa birokrasi bisa bekerja secara efektif dan berpihak pada rakyat.
Kompleksitas Regulasi dan Keterbatasan Sumber Daya
Regulasi dari pusat dan daerah seringkali tumpang tindih dan berubah dengan cepat. Sementara di sisi lain, sumber daya yang dimiliki, baik anggaran maupun personel, seringkali terbatas. Camat dituntut untuk berinovasi, melakukan collaborative governance dengan menggandeng pihak ketiga seperti CSR perusahaan, universitas, atau LSM untuk melengkapi keterbatasan tersebut. Kemampuan untuk memahami dan memanfaatkan berbagai skema pendanaan dan kemitraan menjadi sebuah keharusan.
Baca Juga: Pengadaan Com: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Membangun Kompetensi dan Mentalitas Seorang Camat Ideal
Lantas, apa yang dibutuhkan untuk menjadi Camat yang tidak hanya menjalankan tugas, tetapi benar-benar membawa dampak?
Hard Skill yang Wajib Dikuasai
Selain pemahaman mendalam tentang peraturan perundang-undangan, Camat masa kini perlu dilengkapi dengan sejumlah kompetensi teknis. Kemampuan analisis data untuk perencanaan berbasis evidence, dasar-dasar manajemen proyek, pengetahuan tentang penganggaran daerah, dan pemahaman tentang standar-standar pelayanan publik mutlak diperlukan. Pelatihan dan sertifikasi berkelanjutan sangat penting. Misalnya, pemahaman tentang sistem manajemen mutu atau standar kompetensi tertentu bisa diperdalam melalui lembaga sertifikasi profesi yang kredibel, seperti yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi di sektor konstruksi atau sektor lainnya yang relevan dengan fokus pembangunan wilayahnya.
Soft Skill dan Mentalitas Pelayan Publik
Ini adalah jiwa dari peran Camat. Integritas adalah harga mati. Tanpa itu, kepercayaan masyarakat dan atasan akan luntur. Komunikasi efektif, baik verbal, nonverbal, maupun tulisan, diperlukan untuk membina hubungan dengan semua pemangku kepentingan. Kecerdasan emosional dan empati dibutuhkan untuk menyelesaikan konflik dan memahami kebutuhan masyarakat. Yang terpenting, Camat harus memiliki mentalitas sebagai pelayan publik, bukan penguasa. Ia harus rendah hati, mudah ditemui, dan memiliki keberpihakan yang jelas kepada masyarakat, terutama kelompok rentan.
Dalam perjalanan karier saya, Camat-Camat yang paling dikenang dan berhasil meninggalkan jejak adalah mereka yang memiliki leadership by example. Mereka hadir di lokasi banjir tengah malam, membuka ruang dialog untuk kaum muda, dan tidak segan mengakui kesalahan jika kebijakannya kurang tepat.
Baca Juga: Contoh Belanja Barang: Strategi Menang Tender dan Peluang Proyek
Kesimpulan dan Langkah ke Depan
Menjadi Camat adalah sebuah panggilan untuk melayani dengan penuh kompleksitas dan dinamika. Tugas kerja Camat jauh melampaui kesan birokratis yang membosankan; ia adalah simpul strategis yang menghubungkan negara dengan warganya, menerjemahkan kebijakan menjadi aksi nyata, dan menjaga harmoni sosial di tingkat paling dasar. Tantangan di era disrupsi ini justru membuka peluang bagi Camat untuk berinovasi, menjadi lebih dekat dengan masyarakat melalui teknologi, dan membangun tata kelola pemerintahan yang lebih partisipatif dan akuntabel.
Bagi Anda yang bercita-cita atau sedang menjalani peran ini, teruslah mengasah kompetensi teknis dan soft skill. Jadilah pembelajar sepanjang hayat. Manfaatkan setiap sumber daya untuk meningkatkan kapasitas diri dan institusi. Dan bagi masyarakat, mari kita apresiasi lebih dalam kerja-kerja para Camat di lapangan. Dukung dengan partisipasi yang konstruktif dan kontrol sosial yang sehat.
Jika Anda tertarik untuk mendalami lebih jauh tentang tata kelola pemerintahan daerah, perencanaan pembangunan, atau ingin mengembangkan kompetensi kepemimpinan dan manajerial untuk pos-pos strategis seperti ini, kunjungi jakon.info. Kami menyediakan wawasan, konsultasi, dan ragam informasi terkini yang dapat mendukung efektivitas Anda dalam berkontribusi bagi pembangunan Indonesia, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional. Bersama, kita wujudkan pemerintahan yang agile, kompeten, dan berintegritas.
About the author
Christina Pasaribu adalah seorang konsultan bisnis berpengalaman yang berdedikasi untuk membantu perusahaan mencapai kesuksesan dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan pengetahuan mendalam tentang strategi bisnis dan pasar yang luas, Christina membantu kliennya mengidentifikasi peluang baru, menghadapi tantangan, dan mengoptimalkan kinerja bisnis mereka.
Sebagai seorang konsultan di Duniatender.com, Christina Pasaribu telah bekerja dengan berbagai perusahaan dari berbagai industri. Ia memiliki latar belakang yang kuat dalam analisis data dan pemahaman yang mendalam tentang tren pasar, yang memungkinkannya memberikan wawasan berharga kepada klien-kliennya.
Christina Pasaribu selalu bersemangat dalam mencari solusi inovatif untuk tantangan bisnis yang kompleks, dan dia terus berkomitmen untuk memberikan nilai tambah kepada setiap klien yang dia layani.
Duniatender.com membantu melakukan Persiapan Karir &Pengembangan SDM melalui pelatihan & Sertifikasi
Dari perencaan mengambil bidang usaha, kualifikasi sampai dengan persiapan dokumen tender dengan tujuan untuk Memenangkan Proyek
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda! Urus dokumen usaha dengan cepat, mudah, dan didampingi oleh tim berpengalaman.
Cut Hanti
Novitasari
Dapatkan Layanan Prioritas dengan menghubungi tim kami
Duniatender.com sebagai konsultan bisnis, berpengalaman dalam memberikan solusi bisnis yang inovatif dan efektif untuk perusahaan di berbagai industri. Tim kami yang terdiri dari para ahli di bidang strategi, keuangan, dan operasi akan bekerja sama dengan Anda untuk mencapai tujuan bisnis Anda. Kami menyediakan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan Anda, termasuk analisis pasar, perencanaan strategis, dan pengembangan bisnis. Dengan pengalaman kami yang luas dan metode yang teruji, kami yakin dapat membantu perusahaan Anda untuk tumbuh dan berkembang lebih sukses.
Artikel Lainnya Terkait Tugas Kerja Camat
Konsultasikan perencanaan tender dengan kami, supaya dapat mengikuti jadwal tender pemerintah/swasta dengan baik
Pilih Sub bidang pekerjaan yang akan diambil, misalnya:
- Konsultan atau Kontraktor
- Spesialis atau Umum
- Kecil, Besar atau Menengah
- Semua cara melengkapi persyaratan perizinan Dasar hingga Izin Operasional ada di UrusIzin.co.id
- Saatnya anda lengkapi semua persyaratan IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL perusahaan anda mulai dari AKTA pendirian/perubahan, NIB (penetapan KBLI yang tepat) hingga Izin Operasional di semua sektor yang anda jalankan.
Kami Melayanani Penerbitan Ijin Badan Usaha
SBUJK Jasa Konstruksi
Tingkatkan kredibilitas dan peluang bisnis Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Konstruksi (SBUJK). Sertifikat ini membuktikan bahwa perusahaan Anda memenuhi standar kompetensi dan kualitas yang ditetapkan oleh pemerintah, memastikan kelayakan dalam menjalankan proyek konstruksi. Dengan SBUJK, Anda dapat mengikuti tender proyek pemerintah dan swasta, memperluas jaringan bisnis, serta meningkatkan kepercayaan klien dan mitra.
Pelajari Lebih LanjutSBUJPTL
Raih pengakuan resmi dalam bidang jasa penunjang tenaga listrik dengan Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik (SBUJPTL). Sertifikat ini menunjukkan bahwa perusahaan Anda memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi di sektor tenaga listrik. Dengan SBUJPTL, Anda dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas peluang usaha, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi industri.
Pelajari Lebih LanjutSKK Konstruksi
Tingkatkan profesionalisme dan keahlian Anda di sektor konstruksi dengan Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Sertifikat ini diakui secara nasional dan membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas konstruksi dengan efektif. Dengan SKK Konstruksi, Anda dapat meningkatkan peluang karir, memperoleh kepercayaan dari pemberi kerja, dan memenuhi standar industri.
Pelajari Lebih LanjutBantuan CSMS Migas/Pertamina/PLN
Pastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan dengan Contractor Safety Management System (CSMS). Sistem ini dirancang untuk mengelola dan mengawasi kinerja keselamatan kontraktor, memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan keselamatan yang ditetapkan oleh perusahaan Anda. Dengan CSMS, Anda dapat mengurangi risiko kecelakaan, meningkatkan keamanan di tempat kerja, dan membangun budaya keselamatan yang kuat.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 9001
Tingkatkan keunggulan operasional dan kepuasan pelanggan dengan Sertifikat ISO 9001, standar internasional untuk sistem manajemen mutu. Dengan sertifikasi ini, perusahaan Anda akan diakui memiliki proses yang efisien, konsisten, dan memenuhi kebutuhan pelanggan. Sertifikat ISO 9001 tidak hanya meningkatkan reputasi perusahaan di mata klien dan mitra bisnis, tetapi juga membantu mengidentifikasi dan mengatasi risiko dengan lebih efektif, memastikan kualitas produk dan layanan Anda selalu optimal.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 14001
Jadikan perusahaan Anda pelopor dalam pengelolaan lingkungan dengan memperoleh Sertifikat ISO 14001. Standar ini menunjukkan komitmen Anda terhadap praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan, mengurangi dampak negatif operasi bisnis terhadap lingkungan. Dengan sertifikasi ISO 14001, Anda tidak hanya mematuhi peraturan lingkungan yang berlaku, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional dan menghemat biaya melalui penggunaan sumber daya yang lebih baik dan pengurangan limbah. Raih kepercayaan dan loyalitas dari konsumen yang semakin peduli terhadap lingkungan dengan sertifikat ini.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 27001
Lindungi aset informasi berharga perusahaan Anda dengan Sertifikat ISO 27001, standar internasional untuk sistem manajemen keamanan informasi. Sertifikasi ini membantu Anda menetapkan, menerapkan, memelihara, dan terus meningkatkan sistem keamanan informasi, memastikan bahwa data perusahaan dan klien tetap aman dari ancaman dan kebocoran. Dengan ISO 27001, Anda tidak hanya memenuhi persyaratan hukum dan regulasi, tetapi juga membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pelanggan dan mitra bisnis, membuktikan bahwa Anda serius dalam menjaga keamanan data.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 37001
Perangi praktik suap dan korupsi dengan Sertifikat ISO 37001, standar internasional untuk sistem manajemen anti-penyuapan. Dengan memperoleh sertifikasi ini, perusahaan Anda menunjukkan komitmen terhadap etika bisnis dan integritas, serta kepatuhan terhadap hukum anti-suap. Sertifikat ISO 37001 membantu Anda mengidentifikasi risiko penyuapan, menerapkan kebijakan dan kontrol yang efektif, dan membangun budaya transparansi. Meningkatkan kepercayaan dari pemangku kepentingan dan memperkuat reputasi perusahaan sebagai organisasi yang bersih dan dapat dipercaya.
Pelajari Lebih LanjutSertifikat ISO 45001
Prioritaskan kesehatan dan keselamatan kerja dengan Sertifikat ISO 45001, standar internasional untuk sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dengan sertifikasi ini, Anda menunjukkan komitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan, mengurangi risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Sertifikat ISO 45001 membantu Anda mematuhi regulasi K3 yang berlaku, meningkatkan moral dan produktivitas karyawan, serta mengurangi biaya yang terkait dengan insiden kerja. Jadilah perusahaan yang peduli terhadap kesejahteraan karyawan dengan ISO 45001.
Pelajari Lebih LanjutBagaimana cara kami membantu Perusahaan Anda?
-
01. Business Goal
Ceritakan kepada kami, goal bisnis Anda.
- Mau ambil kualifikasi kontraktor atau konsultan
- Kapan akan mengikuti tender
- Tender apa yang akan diikuti
-
02. Review kebutuhan teknis
- Data penjualan tahunan;
- Data kemampuan keuangan/nilai aset;
- Data ketersediaan Tenaga Kerja Konstruksi
- Data kemampuan dalam menyediakan Peralatan konstruksi;
- Sertifikat ISO 37001 / Data penerapan sistem manajemen anti penyuapan ISO 37001
- Data keanggotaan asosiasi BUJK yang terdaftar di LPJK.
-
03. Tenaga Ahli & Peralatan
Apakah sudah memiliki tenaga ahli dan peralatan pendukung konstruksi
Kami dapat membantu proses SKK - Sertifikat Kompetensi Kerja Konstruksi dan pemenuhan Peralatan
Termasuk Ijin Operator (SIO) dan Ijin Alatnya (SIA)
-
04. Proses SBU
SBU Jasa Konstruksi ini dikeluarkan oleh LSBU atau Lembaga Sertifikat Badan Usaha yang di Akreditasi oleh LPJK PUPR
- BUJK Nasional
- BUJK PMA
- BUJK Asing