ALARP (As Low As Reasonably Practicable)

ALARP adalah prinsip dalam manajemen risiko yang menyatakan bahwa risiko harus dikurangi sampai pada tingkat "Serendah yang Secara Wajar Dapat Dicapai" — tidak harus sampai nol (yang mungkin tidak realistis atau terlalu mahal), tetapi harus sudah dilakukan segala upaya yang masuk akal untuk meminimalkannya. Prinsip ini digunakan untuk membantu pengambilan keputusan tentang sejauh mana investasi dalam pengurangan risiko perlu dilakukan.

Cara membayangkan ALARP: risiko dibagi ke dalam tiga zona. Zona merah (risiko terlalu tinggi, tidak boleh beroperasi dalam kondisi ini). Zona kuning/ALARP (risiko perlu dikurangi semaksimal yang wajar dan ekonomis). Zona hijau (risiko sudah cukup rendah dan dapat diterima). Mayoritas operasi industri berada di zona ALARP, di mana tugas manajemen adalah terus mendorong risiko ke bawah melalui improvement berkelanjutan.

ALARP bukan alasan untuk berhenti berupaya karena "sudah cukup aman". Standar "wajar" terus berkembang seiring teknologi dan pengetahuan baru. Apa yang dianggap ALARP sepuluh tahun lalu mungkin tidak lagi dianggap demikian hari ini. Bagi praktisi K3, mendokumentasikan bahwa risiko sudah dikelola secara ALARP penting sebagai pembuktian due diligence jika terjadi insiden dan berujung pada proses hukum.