Asesmen Jarak Jauh (Remote Assessment)

Asesmen Jarak Jauh adalah metode uji kompetensi yang dilakukan menggunakan media teknologi informasi dan komunikasi (seperti video conference) tanpa mengharuskan asesi dan asesor berada di lokasi fisik yang sama. Metode ini mulai diatur secara formal oleh BNSP sebagai respons terhadap kebutuhan fleksibilitas dan efisiensi logistik, terutama untuk bidang keahlian kognitif atau administratif.

Implementasi metode ini wajib mengikuti instruksi kerja yang ketat mengenai keamanan data dan integritas ujian sesuai Edaran BNSP terkait masa darurat atau kondisi khusus. LSP harus memastikan bahwa koneksi internet stabil dan platform yang digunakan mampu merekam seluruh proses uji untuk keperluan audit. Untuk unit kompetensi praktik, asesi biasanya diminta melakukan demonstrasi melalui video live dengan sudut pandang kamera yang memungkinkan asesor memverifikasi setiap langkah kerja dengan jelas.

Bagi profesional yang berlokasi di daerah terpencil, remote assessment adalah solusi hemat biaya. Praktisi menyarankan asesi untuk melakukan uji coba perangkat teknis sehari sebelum ujian dimulai. Konsultan mengingatkan bahwa meskipun dilakukan secara daring, standar penilaian tetap mengikuti KUK dalam SKKNI tanpa ada pengurangan kualitas; sehingga persiapan materi dan portofolio harus tetap maksimal sebagaimana ujian tatap muka konvensional di TUK.