6D BIM (Sustainability)

6D BIM berkaitan dengan integrasi aspek keberlanjutan dan analisis energi ke dalam model informasi bangunan. Dimensi ini memungkinkan desainer untuk mensimulasikan performa termal, penggunaan cahaya alami, dan estimasi konsumsi energi tahunan sejak tahap awal desain. Di Indonesia, 6D BIM mendukung pemenuhan kriteria Bangunan Gedung Hijau (BGH) sesuai dengan Peraturan Menteri PUPR No. 21 Tahun 2021 untuk menciptakan bangunan yang ramah lingkungan dan efisien energi.

Praktisi menggunakan data 6D untuk menghitung jejak karbon material dan mengoptimalkan desain fasad guna mengurangi beban pendingin ruangan (AC). Dengan model 6D, pemilik proyek dapat memprediksi biaya operasional energi jangka panjang dan membuat keputusan investasi yang lebih cerdas terkait teknologi energi terbarukan. Integrasi ini memberikan dasar yang kuat untuk pengajuan sertifikasi hijau seperti GBCI (Green Building Council Indonesia) dengan menyediakan data teknis yang akurat dan dapat diverifikasi langsung dari model digital yang telah dibuat.